Breaking News

Dinkes Mentawai Periksa 30 Depot Air Minum

Foto : Sumber Google. Depot Air Minum. Kamis, (21/11/2019). 

MENTAWAI. figurnews.com- Berdasarkan keputusan Mentri Kesehatan RI no 97/Menkes/SK/VII/2002 bahwa air minum adalah air yang melalui proses pengelohan yang memenuhi Syarat dan langsung dapat diminum.

Dinas Kesehatan kabupaten kepulauan Mentawai melalui 9 dari 15 Puskesmas bidang Kesehatan lingkungan telah memeriksa 30 Usaha Depot air minum di kepulauan Mentawai.

Sebanyak 9 Puskesmas itu meliputi Puskesmas Sikabaluan, Siberut barat daya, Saibi, Pei-pei, Muara Siberut, Sikakap, Sumanganyak, Mapaddegat dan Bosua.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar bahwa sesui Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2016 tentang Perizinan dan pengawasan Depot air minum. Maka pemeriksaan dan pengawasan itu dilakukan 2 kali oleh Pemerintah Kabupateb dan 2 kali oleh pemilik usaha.

Pemeriksaan dan Pengawasan dari Pemerintah khususnya Dinkes Mentawai dilakukan pihaknya pada bulan Juli dan bulan Oktober 2019 lalu. Sementara itu Pemeriksaan bagi Pemilik Usaha menyesuikan.

Pemeriksaan pada semester 1 atau pada bulan Juli 2019 lalu telah keluar. Sedangkan hasil pemeriksaan pada bulan Oktober 2019 masih menunggu.

Untuk hasil Pemeriksaan pertama pihaknya telah memberi Intruksi bagi pemilik usaha Depot air minum yang tidak memenuhi standar agar meninigkatkan lagi kedepan.

Ada 3 Syarat yang perlu dipenuhi oleh Pemilik Usaha untuk menentukan Kualitas air yaitu Syarat Fisik yakni tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna.

Sedangkan untuk Syarat Mikrobiologi yakni bebas dari Bakteri atau peralatan dan pekerja di tempat usaha tersebut. Kemudian Syarat Kimia bebas dari zat Arsenik.

Dalam pemeriksaan itu pihaknya menekankan bagi Pemilik Usaha agar melakukan pengelolan sebaik mungkin.

"Pemeriksaan ini dilakukan untuk melindungi Masyarakat dari Unsur Fisik, Mikrobiologi dan Kimia yang dapat membahayakan Masyarakat. Apabila ditemukan kita akan menyurati Depot terkait," terang Lahmuddin.

Menurutnya, Kondisi Kemarau waktu lalu menjadi perhatian bersama dalam mempertahankan Kualitas air. Apalagi Kondisi terkadang hujan dan terkadang kemarau membuat air kurang bersih. Solusinya tetap menentukan Siklus air sesui aturan.

Ia menjelaskan air tidak dapat ditumpuk dengan waktu yang lama sekitar 1 sampai 2 minggu. Minimalnya air dapat ditumpuk 1 hari sesui kebutuhan Konsumen per hari.

Sementara itu, dalam keputusan Mentri Perindustrian dan Perdagangan RI no 651/MPP/KEP/10/2004, tentang persyaratan teknis depot air minum.

Apabila terdapat pelanggaran aturan ketentuan tersebut maka dapat diberi Sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, penghentian sementara dan pencabutan izin usaha.

Seksi Promosi Inventasi dan Perlindungan Konsumen Koperindag Mentawai Ananias, membenarkan bahwa 30 Depot Air Minum telah memenuhi izin Industri. Hingga saat ini pihaknya belum ada menerima laporan yang merugikan Konsumen.

"Jika memang terbukti setelah Uji Higienitasnya atau tidak layak Konsumsi maka akan ditindak lanjuti sesui aturan bahkan bisa ditutup," tegas Ananias.

Meski demikian ia mengemukakan bahwa kualitas air tetap menjadi Prioritas utama dalam pengawasan sebagai Sumber kehidupan Masyarakat.

"Seharusnya sesui dalam aturan perlindungan Konsumen label Sumber air perlu dipasang disetiap Galon. Dan ini menjadi kekurangan kita dalam mengawasi produk dalam kemasan. Terutama produk lokal," terangnya.

Ia menghimbau Masyarakat agar membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perlindungan Konsumen. Apalagi saat ini Perlindungan Konsumen sudah berada di bidang pusat Provinsi.

"Kita terima Laporan Masyarakat yang realita atau dapat dipertanggung jawabkan dengan bukti apabila ada temuan ganjil di bagian Industri," tutupnya.

Untuk mendirikan Usaha Depot Air minum harus memenuhi syarat seperti, Tanda Daftar Industri (TDI), Tanda Usaha Perdagangan (TDUP) dan Nilai Investasi Perusahaan 200 juta termasuk tanah dan bangunan.

Seterusnya Jaminan Pasok air baku dari PDAM atau Perusahaan Pengambilan air. Kemudian hasil uji Air Minum dari Lab Pemeriksaan Kualitas air yang ditunjuk kabupaten setempat.

Wartawan: Erik Virmando

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre