Breaking News

Diduga Salah Perencanaan, Anggaran Habis Lapangan Bola Tak Bisa Dimanfaatkan.

Kondisi lahan yang akan disulap jadi lapangan bola
Kab. Limapuluh Kota(Sumbar),FN - Beredar kabar didalam Nagari Sungai Belantik bahwa proyek lapangan bola tersebut akan selesai menjelang lebaran dan bisa digunakan untuk Shalat Ied. Namun sampai sekarang lapangan yang didambakan masyarakat itu tak kunjung selesai.

Sejak mulai bergulirnya Anggaran Dana Desa (ADD) T/A 2019 dinagari Sungai Belantik. Kini kian mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat setempat, terutama dalam pekerjaan lapangan bola dan Bumnag (Badan Usaha Milik Nagari).

Hal tersebut diungkapkan masyarakat beberapa waktu lalu yang mendatangi dan menelpon langsung pada Figurnews.com.

Guna menceritakan sedikit persoalan yang diduga masyarakat itu ada sedikit keganjilan dalam pelaksanaan pekerjaan lapangan bola senilai Rp. 150.000.000,00 itu.

Dari cerita masyarakat yang dikumpulkan media ini mengatakan, "Sampai sekarang tidak ada lagi pekerjaan dilokasi lapangan bola itu. Apakah lapangan itu telah selesai atau belum kami tidak tahu katanya saat itu.

"Dulu, katanya melanjutkan, awalnya lokasi pekerjaan lapangan bola itu tidak dilokasi yang sekarang, karena dilokasi yang sesuai dengan perencanaan awal, lahannya penuh dengan bebatuan besar. Karena tidak memungkinkan, akhirnya dipindahkan kelokasi yang sekarang.
                                Masih terbengkalai lahan yang akan disulap jadi lapangan bola
"Tapi, dilokasi yang sekarang pemilik lahan tidak memperbolehkan tanahnya dijadikan untuk lapangan bola.

Namun setelah dilobi beberapa pihak, akhirnya pemilik lahan mau memberikan lahannya dengan membayar "Upah Rambah" Sebesar Rp. 7.500.000.

Ketika Figurnews.com menanyakan pada masyarakat mengenai "Apakah alat berat yang bekerja itu hanya khusus untuk lapangan bola?

"Tidak, alat berat tersebut juga ikut dalam pekerjaan pembukaan jalan baru dekat lapangan tersebut,"ungkapnya pada Figurnews.com

"Lalu bagaimana dengan Bumnag,"tanya media ini lagi.

"Kalau mengenai Bumnag itu kami sebagai masyarakat tidak mengetahui dengan pasti,  apa penyebab warung tersebut ditutup sekian lama.

Dananya cukup besar lho, kabarnya dana yang telah dikucurkan untuk warung Bumnag itu kira-kira Rp. 150 Juta Lebih," ucapnya mengakhiri.

Mendapatkan informasi tersebut, Figurnews.com turun langsung kelokasi mencari letak lapangan bola itu. Dan sekaligus untuk membuktikan," ucapan masyarakat tadi.

Sesampai dilokasi, media ini tidak melihat lagi adanya kegiatan dalam pekerjaan dilapangan. Setelah  mengambil beberapa fhoto untuk dokumen, Figurnews.com mencoba konfirmasikan pada pihak terkait.

Datuak Tuduang Wali Nagari Sungai Belantik sa'at dihubungi melalui via Telpon Seluler (14/11) mengenai apa penyebab tutupnya Warung Bumnag?

"Kita kan akan membuat laporan, tentu barang-barang yang ada dihitung kembali. Berapa barang yang terjual dan disesuaikan dengan barang-barang yang ada.

"Memang saya suruh tutup dahulu, kalau mereka (Pengurus Bumnag) membuka Warung itu, tentu mereka akan melakukan jual beli. Nah tentu hitungan itu tidak akan selesai juga,"ucap Wali pada media Figurnews.com.

"Berapa anggaran yang sudah dikucurkan pada Bumnag itu,"tanya Media ini lagi.

"Total Anggarannya sekitar Rp. 160 juta dana yang telah terserap di Bumnag tersebut sekitar Rp. 90 jutaan dan selebihnya masih tertinggal dalam rekening. Jadi, inti dari persoalan ini adalah, saya minta pertanggung jawaban tahun ini belum selesai,"jawab Wali Nagari.

Berselang beberapa hari, Figurnews.com mencoba hubungi Wali Nagari lagi melalui pesan WhatsApp yang menanyakan sekaitan lapangan bola.

Setelah mengirim fhoto-fhoto lapangan itu pada Wali, "Apa benar ini lapangan bola yang dibuat di Sungai Balantiak ? anya Figur.

"Alaikum salam pak, inikan pembukaan tahap awal baru pak," jawab Wali.

Namun ketika ditanyakan lagi mengenai berapa anggaran untuk lapangan bola tersebut, sampai sa'at ini Wali tidak mau lagi membalas sMs melalui pesan WhatsApp dari Figurnews.

Sebenarnya masih banyak pertanyaan dari media ini yang akan ditanyakan pada Wali Nagari, namun kalau dilihat dari pertanyaan mengenai lapangan bola tersebut, Wali Nagari agak kurang terbuka /transparan.(Fgr 053)


No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre