Breaking News

Dapat Benih dari BPTP NTT, Poktan Sandio Sukses Panen perdana Padi Inpari IR Nutri Zinc


KUPANG. (NTT) Figurnews.com--Kelompok Tani (Poktan) Sandio di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang sangat berbangga dengan BPTP NTT.

Rasa bangga ini karena dari sekian lahan pertanian di NTT umumnya dan Kabupaten Kupang khususnya, BPTP melalui peneliti, Ir. Charles Bora, M.Si, membudidayakan jenis varietas padi yang baru untuk mengatasi stunting.

Sejak ditanam bibit padi ini tanggal 24 Juli 2019 lalu, melalui pendampingan yang terus menerus dari penyuluh, akhirnya bisa dilakukan panen perdana padi Inpari IR Nutri Zinc disatukan dengan panen jagung Lamuru.

Ketua Poktan Sandio, Kelurahan Oesao, Mel Tameno, selepas panen perdana dihadapan para undangan di lahan sawah Oesao, Kamis (7/11/2019) memberikan testimoninya.

Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kupang mewakili Bupati Kupang, Ir. Pandapotan Sialagan,  Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pi, M.Si, Peneliti juga penanggung jawab bibit padi Inpari,  Ir. Charles Bora, M.Si, Pejabat dari Balai Besar Padi di Sukamandi, Jawa Barat yang juga Peneliti Pemulia padi Inpari IR Nutri Zinc, Dr. Untung Susanto.

Sebelumnya dilakukan panen perdana padi dan jagung di lahan yang selama ini diolah poktan Sandio. Secara bersama-sama para undangan masuk ke lahan  memotong padi dan jagung secara simbolis.

Mel Tameno dalam testimoninya atas nama petani kelompoknya menyatakan rasa  terima kasih kepada BPTP NTT terutama Peneliti, Ir. Charles Bora, M.Si. Saat itu, mereka didatangi Ir. Charles memperkenalkan bibit padi varietas baru ini.

"Pak Charles datang ke kami lalu berikan informasi soal jenis padi yang bisa mengatasi stunting. Kami kemudian coba tanam di atas lahan padi seluas 3 hektar. Lalu kami juga tanam jagung lamuru di lahan seluas 5 hektar," ujar Mel.

Mel melanjutkan, sejak ditanam perdana padi jenis ini tanggal 24 Juli 2019, mereka terus merawat. Walaupun dia mengaku pasokan air sangat minim tetapi tidak membuat mereka patah semangat.

"Berkat kerja keras anggota, hari ini kita bisa panen perdana padi dan jagung. Saya ucapkan terima kasih dan usul saya ke BPTP  kedepan terus mendampingi kami. Total  benih padi yang dikasih waktu itu  20 kilogram dan kami tanam di lahan 65 are," kata Mel disambut tepuk tangan para undangan di siang yang panas terik matahari.

Dr. Untung Susanto :  NTT Sangat Beruntung

Peneliti Pemulia Padi Inpari IR Nutri Zinc, Dr. Untung Susanto pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada BPTP NTT yang berhasil membudidayakan padi ini. Padi yang merupakan inovasi baru tersebut memiliki kandungan gizi yang cukup banyak dalam membantu perkembangan kesehatan gizi anak.

"Usia pertumbuhan anak sangat membutuhkan nutrisi yang cukup. Padi jenis ini sangat bagus dikonsumsi anak-anak di usia pertumbuhan. Ini varietas baru diluncurkan Kementan dalam upaya mencegah generasi agar tidak kerdil," jelas Untung.

Untung menyampaikan bahwa pembudidayaan padi jenis ini  di Indonesia belum banyak. Dia menyebutkan beberapa daerah yang sudah mengembangkan yakni Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan NTT.

"Saya kira NTT sangat beruntung. Saya ucapkan terima kasih buat BPTP NTT yang membangun kerjasama dengan petani di Oesao ini. Panen perdana ini akan menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk dikembangkan lagi baik padi maupun jagung Lamuru," pesan Untung.

Kepala BPTP NTT, Dr. Procula Rudlof Matitaputty, S.Pi, M.Si, menyampaikan pesan kepada petani di NTT untuk tidak menyerah dengan kondisi alam. Walaupun musim kemarau yang cukup panjang dan kebutuhan air untuk sawah terbatas, namun petani bisa memanen hasil padi dan jagung.

"Panen padi dan jagung di MT II ini walaupun air kurang tapi sangat memuaskan. Ini membuktikan bahwa dengan semangat kerja keras dan didampingi penyuluh dari BPTP, sekarang kita bisa panen padi varietas baru dan jagung Lamuru ini," ujar Procula.(amperawati).

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre