Breaking News

Danrem 032/Wbr Bersama Dandim 0312/Padang Melihat Hasil Panen Udag Pertama yang Menggunakan Bios 44


Padang(Sumbar) FN –Danrem 032/Wbr bersama Dandim 0312/Padang Serta Parakasi Korem 032/Wbr dan Danramil 06/KotoTanggah serta Ketua persit KCK Koorcabrem 032/Wbr PD 1/BB, Pegurus Persit KCK dan peronil menijau serta menyaksikan Perbedaan penen udang menggunakan Bios 44  dan Tidak menggunakan Bios 44 di Kec.Koto Tangah Kota Padang Sumatera Barat.Pada Jum’at (22/11/2019) Kec.


Dimana Bios 44  ini merupakan hasil temuan sendiri oleh Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo S. Ip, seperti diketehui Bios 44 adalah mikro organisme yang memberikan banyak manfaat dan bisa di gunakan untuk berbagai kebutuhan , Pertanian, Perkebunan, Peternakkan dan juga bisa meningkatnya kesuburan tanah sehingga meningkatkan hasil produksi dan mempercepat panen.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Danrem Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Parakasi Korem 032/Wbr, Dandim 0312/Padang Danramil 06/Koto Tanggah, Personil Kodim 0312/Padang, Pegusaha Tambak Udang, Pembeli Udang, Masyarakat dan Ketua persit KCK Koorcabrem 032/Wbr PD 1/BB berserta Pegurus  Persit

Dalam kesempatan yang membahagiakan ini Dandim 0312/Padang Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha menyampaikan “saat ini kita menyaksikan panen udang menggunakan Bios 44 yang telah kita sosialisasikan kepada masyarakat Kota Padang salah satunya Tambak Udang yang ada di Kec. Koto Tangah ini”, ungkapnya.

“Perbedaan menggunakan Bios 44 dengan tidak menggunkan Bios 44 diwaktu yang sama sangat jauh berbeda yaitu terliahat saat Panen ini Undang yang menggunakan biosa 44 lebih besar dari pada udang yang tidak menggunakan bios 44 , selain itu komsumsi makanan pun lebih irit dibanding tidak menggunakan Bios 


Dandim Juga menjelaskan Selain untuk perikanan, penggunaan Bios untuk pertenakan seperti sapi juga sangat bagus dimana pertumbuhannya lebih cepat dan bulunya lebih bersih dibanding makananya dicapur tanpa Bios”, jelasnya.

Selanjutnya Danrem Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo juga menyapaikan proses penggunaan Bios secara teknis pada kolam udang ada perubahan yang segnifikan, disini kita milihat dan mengcover dari proses petani mulai dari penggunaan dan pemeliharaan pada saat menggunakan Bios, baik pada air tawar, air laut dan air bayau”, jelasnya.

Dengan penggunaan Bios ini dapat membantu perekonomian masyarakat, mencari solusi alternatif karena daerah kita jauh dari tempat produksinya sendiri, bahan baku, lebih mandiri dan yang pasti menciptakan lapang pekerjaan”, harapnya.

Selain itu Hasbi Asidiq selaku Pengelola Teknisi pengelolan Tambak Udang menjelaskan perbedaan penggunaan Bios dengan tidak menggunakan Bios, pada waktu yang sama denga kolam yang berbeda sangat jauh berbeda. Untuk penggunaan Bios pertumbuhan udangnya lebih besar dan lebih cepat, beratnya pun jauh berbeda”, jelasnya.

“Pada penggunaan Bios berat udang bisa 45/Kg dan yang tidak menggunakan Bios 30/Kg untuk penjualan udang di Lokal bisa dengan harga 90-95 ribu/Kg untuk yang menggunakan Bios sedangakan yang tidak menggunkan Bios penjualan 70-75/Kg”,ungkapnya.(Fella)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre