Breaking News

Wisatawan Mancanegara Katiet Berobat di Poskesdes

Foto : Bidan dan Perawat saat mengobati Wisatawan asal Australia. Sabtu, (20/10/2019) pukul 17.45 wib.

Mentawai. Figurnews.com- Wisatawan Macanegara Katiet asal Australi, Erod pergi berobat ke Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Monga Bosua, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dikatakannya, untuk menuju ke Puskesdes tersebut ia harus berjalan kaki sejauh 500 meter. Sesampai di Puskesdes ia berobat dan menceritakan penyakit yang dialaminya kepada Bidan dan Perawat di Poskesdes itu.

“Saya senang dengan pelayanan Puskesdes disini, Bidan dan Perawat sangat ramah dan juga Masayarakat setempat,” ungkapnya kepada Wartawan. Sabtu, (19/10/2019).

Menurutnya, sakit flu yang dialaminya karena selama satu hari bermain Surfing ditengah laut. Erot adalah salah satu dari Turis Macanegara yang bertolak dari Bali menuju Mentawai.

“Saya kesini menggunakan Kapal sewaan dari Padang menuju ke Mentawai dengan Rombongan Perusahaan Pembuat Papan Surfing Channel Island Surf di Bali,” tutupnya.

Sementara itu, Perawat Puskesdes Monga Bosua, Teti Novrida mengatakan, bisanya pada musim ombak yang berkisar pada bulan September sampai Desember setiap tahun di Mentawai para Wisatawan Mancanegara sering berobat disini 4 sampai 5 kali.

“Kami telah biasa melayani Turis disini. Untuk komunikasi biasanya ada yang bisa berbahasa Ingris dan tidak bisa berbahasa Ingris. Untuk melayani pengobatan dengan bahasa yang biasa digunakan kami bisa. Namun yang tersulit itu apabila ada Turis yang tidak bisa berbahasa Ingris. Kami pernah mengobati orang Spanyol yang tidak bisa berbahasa Ingris. Terasa sulit sekali,” terang Perawat yang sering disapa teti itu.

Disebutkannya, ada berbagai macam penyakit yang sering dialami Wisatawan mancanegara saat bermain surfing di tempat tersebut antara lain, gatal-gatal, flu dan luka terkena karang.

Pada umumnya penyakit yang sering dialami oleh Wisatawan adalah luka terkena karang. Parahnya lagi, luka terparah yang pernah ditangani yaitu luka dengan 16 jahitan. Namun masih bisa ditangani atau tidak pernah dirujuk ke Puskesmas setempat.

Meski demikian, ia mengaharapkan kepada Dinas Kesehatan Mentawai untuk memfasilitasi tabung Oksigen di Puskesdes tersebut. “Kita mengharapkan adanya Tabung Oksigen dan peralatan medis pendukung lain karena apabila ada Pasien yang dalam keadaan darurat kita bisa tangani dulu sebelum rujukan, bisa sajakan ada Turis yang luka parah atau masyarakat yang butuh pertolongan pertama kita dapat tangani disini,” terang Teti.

Selain itu, ketersedian air di Puskesdes juga menjadi kendala. Terkadang air macet dan ini menjadi persoalan untuk melakukan aktifitas. Apalagi Puskesdes ini baru ditemapati pada bulan september 2019 lalu.  Kemudian ia juga mengharapkan kepada Instansi terkait agar adanya pemasangan Wifi di Puskesdes untuk membaca informasi perkembangan seputar Kesehatan .

Hal senada juga dikatakan Bidan, Florensia Zalukhu bahwa Katiet sebagai daerah Kawasan wisata sangat dibutuhkan peralatan Medis yang memadai untuk mendukung pengobatan disini, salah satunya air bersih.

Terdapat 2 dusun diwilayah Puskesdes Monga Bosua yakni dusun Monga Bosua dan dusun Tattangen yang berjumlah 276 Jiwa yang terbagi atas 72 Kepala keluarga.

Wartawan : Erik Virmando

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre