Breaking News

Tiga Tokoh Agama Pimpin Doa Bersama di Mentawai

Foto : Tokoh-tokoh Agama di kabupaten kepulauan Mentawai. Kamis, (17/10/2019).

Mentawai.figurnews.com- Polres Mentawai melaksanakan Doa bersama di halaman Dinas Perhubungan kabupaten kepulauan Mentawai. Doa bersama tersebut dipimpin oleh 3 tokoh agama di Mentawai yaitu Tokoh Agama Islam Ustad, Tokoh Agama Kristen Protestan Pendeta dan Tokoh Agama Katolik Pastor.

Doa bersama itu di ikuti oleh seluruh Forkopimda dan Stacholder serta Masyarakat setempat. Doa bersama keselamatan bangsa ini mengajak semua lapisan Masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan antara Ras, Suku dan Agama serta doa bersama ini guna mesukseskan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu 20 Oktober 2019 mendatang.

Menurut Kapolres kepulauan Mentawai, AKBP. Dedy Prawiranegara bahwa doa bersama ini dilaksankan oleh seluruh kabupaten setiap Provinsi di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menciptakan Situasi yang Kondusif.

“Hal ini dilakukan untuk mengembalikan rasa gotong royong antar Suku, Ras dan Agama. Dan mari bersama menyonsong pandangan yang baik dan yang cerah untuk menuju Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya kepada Wartawan di Pelabuhan Tuapejat, Kecamatan Sipora utara. Kamis, (17/10/2019).

Dikatakannya bahwa pada tahun 2019 ini adalah Tahun Politik yang mana Tahun ini merupakan Pasca Pemilu. Tentu banyak masyarakat yang berkelompok, dan ini sebagi ajang untuk menyatukan kembali Masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sempat terpecah belah dalam menentukan pilihan.

Saat ini di kabupaten kepulauan Mentawai sendiri dikatakan Dedy Prawaranegara bahwa situasi  dalam keadaan kondusif. Tidak ada aksi-aksi unjuk rasa yang mengarah kepada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Untuk personil sendiri jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden ini dikatakannya meliputi seluruh Personil Polres Mentawai dan di bantu oleh Kodim 0319 Mentawai dan Instansi terkait.

“Kita menghimbau kepada seluruh Masyarakat di kabupaten kepulauan Mentawai mari kita bersama menciptakan keamanan yang Kondusif dan membangun Kabupaten ini agar lebih baik lagi dari tahun sebelumnya serta mari kita ciptakan rasa persaudaraan dari kebergaman Suku, Ras dan Agama,” tutupnya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan pada Pidatonya agar Masyarakat menyikapi keberagaman di Mentawai ini. Melalui itu marilah kita serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Karena kita percaya sama Tuhan, maka kita serahkan semuanya kepada Tuhan. Meski kekuatan kita terbatas tapi percayalah bahwa Tuhan yang memberikan kita kekuatan. Apabila Tuhan mengatakan jangan terjadi maka tidak akan terjadi,” ungkapnya.

Dikatakan Yudas, meskipun menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Mentawai saat ini aman. Namun kita tetap waspada dengan hal yang akan terjadi. Pasalnya, tempat yang aman bisa saja menjadi tidak aman.

Jelang Pelantikan mendatang, Bupati Mentawai berpesan kepada Masyarakat agar tetap beriktiar dan berserah kepada Tuhan. Tetapi, Masyarakat terus menjaga situasi dan kondisi dari hal pembicaraan yang dapat menggangu ketertiban apabila ada agar segera melaporkan ke pihak keamanan.

Wartawan : Erik Virmando

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre