Breaking News

Sufiardi Emri : Saya tidak tahu kapan dilelang dan berapa nilai lelangnya termasuk juga sisa uang dari pelelang yang dilakukan PT. PNM

Hasil gambar untuk Foto Kantor PT.PNM kota Padang 
                                                                                                   Dedek Ismail Bag Legal atau Hukum 
Padang (Sumbar),FN - Satu lagi korban dari PT. PNM (Persero) merasa dirugikan dalam peminjaman dana untuk usahanya. Hal itu terungkap dari pengakuan dari Sufiardi Emri atau panggilan akrabnya Da Ed anggota dari Kodim 0312/ Padang pada awak Figurnews.com beberapa waktu yang lalu.

Ed menjelaskana awal krologisnya, hingga rumah dilelang tanpa pemberitahuan baik secara lisan maupun secara tertulis. Dan dia baru tahu ketika mertuanya pulang kampung melihat rumahnya yang pernah ditempati telah direnovasi oleh orang lain. Yang jadi herannya, koq bisa orang lain masuk, pada hal rumah tersebut telah digembok pagarnya.

"Saya baru tahu, ketika mertua saya lewat depan rumah saya dan menanyakan. Kenapa rumah itu telah direnovasi dan ditempati oleh orang lain. Yang jadi heran saya, rumah itu saya gembok pagarnya koq bisa orang lain masuk dan tinggal disana..!!?, ucapnya pada Figurnews.com.

Lanjutnya lagi," PT. PNM tidak pernah minta kunci, rumah digembok. Jangan kan minta kunci pemberitahuan saja, rumah laku sekian, sisa uang bapak sekian dan sisa uang ibu sekian tidak ada."

Figurnews.com juga menanyakan tentang berapa nilai lelang berapa dan kelebihannya berapa.

"Ngak tau, nilainya dan yang lebih sakitnya kapan dilelangnya, di radio atau dikoran pun saya tidak tahu,"ungkapnya lagi.

Dalam ini Figurnews.com juga menanyakan tentang pemberitahuan lelang dengan surat pak Ed.

"Lewat surat kurang tahu juga, entah ada kirim surat entah tidak sayang kurang tahu juga,"tambahnya lagi.

Dengan kejadian tersebut, apa langkah-langkah dari pak Ed tentang PT. PNM ini.

"Yaa kita, selagi kita tidak bisa berbuat sementara rekan - rekan kita yang lain bisa berbuat. Apa salahnya kita laporkan pada rekan -rekan kita mencari tahu dan bagamana proses sebetulnya PT. PNM ini pelelanganya," jawab pak Ed lagi.

Namun ketika singgung persoalan ini, apa hal ini tidak dilaporkan pihak hukum atau berwajib.

"Seandanya kita tunggu untuk beberapa waktu, kalau memang tidak ada penjelasan itu sudah pasti kita laporkan. Jangan se enak-enaknya barang kita tanpa pemberitahuan tanpa alih nama. Dia pun masuk rumah kita itu tidak pernah minta kunci, apa itu tindakan kejahatan hukum,"terangnya lagi.

Apa pak Ed minta keadilan masalah persoalan ini.

"Iyaa, iyaa istri saya sebetulnya minta keadilan tapi sekarang saya akan mencari pendamping atau penasehat hukumnya. Istri agak soch cara main dari PT. PNM ini, Memang selama ini kita main bank selama ini tidak seperti ini," pungkas Pak Ed pada Figurnews,com.

Sekaitan persoalan tersebut, Figurnews.com mempertanyakan pada PT. PNM (Persero) Padang pada bagian Legal atau Hukumnya pak Dedek Ismail dikantornya Rabu 4 September 2019 beberapa waktu yang lalu. Dalam hal ini, Dedek Ismail tidak bisa memberi jawaban atas kasus anggota TNI yang rumah dilelang tanpa sepengetahuannya.

"Kalau hal itu saya tidak bisa menjelaskan, sebab saya tidak tahu dan saya bingung. Jadi tidak bisa saya jawab secara real karena saya tidak tahu yang mana,"ujar Dedek Ismail.

"Kami menjalankan secara sop, djadi kalau dalam perjanjian itu telah dibunyikan dipasalnya. Dalam hal ini kita sebagai kreditur dan nasabah sebagai debitur. Jadi seandainya dalam perjanjian tersebut yang debitur melakukan wanpretasi maka kami berhak melakukan pelelang terhadap barang yang dianggunkan," pungkas Dedek Ismail mengakhirinya. (Tim)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre