Breaking News

Ribuan Warga Semarakan HUT Kota Kefamenanu ke 97 di Karnaval Keliling Kota


KEFAMENANU (NTT)--FN--Ribuan warga yang datang dari  24 kecamatan di Kabupaten TTU, juga dari 22 etnis baik yang ada di NTT maupun dari luar NTT, membaur menyemarakan HUT Kota Kefamenanu, Ibu kota Timor Tengah Utara (TTU) ke 97.

Ribuan peserta yang mengenakan pakaian adat dari tiap daerah itu, bersama-sama mengikuti karnaval yang dilepas Bupati TTU, Raymundus Fernandes, S.Pt  didampingi istrinya yang ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati, Minggu (22/9/2019).

Seperti disaksikan langsung di Kota Kefamenanu, pelepasan peserta karnaval oleh Bupati Raymundus didampingi istrinya baru dilaksanakan Pukul 15.00 Wita, tapi sejak Pukul 12.00 Wita peserta sudah membludak di ruas jalan protokol. Peserta karnaval dilepas dari rumah jabatan Bupati TTU.


 Bupati Raymundus saat melepas peserta karnaval disaksikan pula Bupati Sumba Timur, Kapolres TTU, Dandim TTU, Ketua Sementara DPRD TTU,  Direktur Utama Bank  NTT, Sekda NTT  mewakili Gubernur NTT juga unsur Forkopimda.

Dalam arahannya sebelum melepas peserta karnaval, Bupati Raymundus yang mengenakan pakaian adat Timor mengajak semua warga untuk 
 bekerja dengan serius dalam membangun Kota Kefamenanu yang lebih baik lagi kedepan.

Dengan menggunakan bahasa Dawan, Bupati Ray menegaskan bahwa membangun daerah ini kalau bukan orang TTU siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi.  

"Mari kita bangun Kota Kefamenanu sebagai Uma Naek Uma Mese. Pada karnaval ini kita mengenakan pakaian adat, sebagai bentuk penghormatan kepada budaya daerah yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia," sebut Bupati dua periode ini.

Dikatakan Bupati Raymundus bahwa bangsa Indonesia memiliki adat dan tradisi budaya yang begitu kaya. Pada setiap kabupaten di NTT umumnya dan TTU khususnya, tidak hanya didiami oleh penduduk asli saja tetapi dari berbagai etnis, suku dan agama. Keberagaman itu ditunjukan dengan saling menyatu di ajang karnaval dalam menyemarakan HUT Kota Kefamenanu ke 97 ini.

Seusai itu, dilakukan upacara Natoni kemudian penyerahan Okomama dan pelepasan burung merpati oleh Bupati TTU dan Ibu.

Para peserta karnaval mendapat pengawalan dari mobil Patwal Polres TTU. Urutannya setelah itu drum band SMP Xaverius Putri Kefamenanu, barisan siswa TK-Perguruan Tinggi, Drum band SMAN II Kefamenanu, barisan 22 etnis/paguyuban yang ada di TTU, drum band SMP Padua Sasi, barisan peserta dari 24 kecamatan, drum band Nurul Fallah Kefamenanu, barisan bela diri, drum band SMAK Fidel, mobil patwal dan mobil Satpol PP pada bagian akhir rombongan karnaval.

Dari informasi yang diperoleh menyebutkan jalur yang dilewati masih menggunakan rute seperti tahun sebelumnya.  peserta dari Rumah jabatan bupati bergerak  melewati Jalan RA Kartini, Simpang Pasar Lama, Jalan Ahmad Yani, Simpang Tugu HKSN, Jalan El Tari, Jalan Sonbay, Jalan L Lake, Perempatan Tulip, Jalan Soedirman dan berakhir di lapangan depan Kantor Bupati TTU.

Warga Kota Kefamenanu  berjejal di sepanjang jalan yang dilewati peserta karnaval. Terlihat warga mengabadikan setiap momen melalui kamera ponsel masing-masing. Atraksi yang mendapat perhatian warga terhibur terutama  tarian Reog Ponorogo dari Suku Jawa, belum lagi atraksi kocak seorang bocah yang menarikan tarian adat Timor. Seluruh kegiatan karnaval verjalan aman, lancar dan sukses.(Amperawati).

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre