Breaking News

Kualitas AK Mentawai Tergantung pada Sistem Manejemen yang Baik

Foto : Waka I, Kurnia Sakerebau bersama Doktor Akedemisi STPMD Yogyakarta. Jumat, (23/08).

Figurnews.com- Menurut Wakil Ketua Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Program Studi Diluar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Lampung rintisan Akademi Komunitas (AK) Negeri Mentawai, Kurnia Sakerebau bahwa, Kualitas AK Mentawai tergantung pada Sistem Manajemen yang baik.

Kualitas dalam memberdayakan semua Komponen yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM) secara fungsionlisme Struktural serta pembangunan fisik Sarana dan Prasarana dalam menunjang proses belajar dan mengajar.

Hal itu bertujuan untuk menciptakan peranan AK Mentawai agar tepat pada sasaran. Dimana, Keterlibatan semua Komponen seperti Dosen, Teknisi dan Admin sangatlah penting. Maka melalui pertemuan Sharing Informasi Manajemen Perguruan Tinggi ini mampu mewujudkan hal tersebut.

Dalam Pertemuan itu, Nara Sumber adalah salah satu dari Putra terbaik Mentawai yakni Doktor Rijel Samaloisa sekaligus Akademisi di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) di Yogyakarta serta Mantan Bupati Mentawai Periode 2011-2016.

Sementara itu peserta di Ikuti oleh Pengelola, Dosen, Teknisi, Admin dan Staf terkait lainnya.

Kedatangan Rijel Samaloisa dalam berbagi ilmu menjadi sebuah Apresiasi bagi Citivitas AK Mentawai. Apalagi Pengalamannya dapat di nikmati bagi Akademisi di kampung halaman, Mentawai.

"Tujuan pertemuan dalam Berbagi Informasi Manajemen Perguruan Tinggi adalah agar perguruan Tinggi di Mentawai dapat diminati dan juga menjadi Home atau rumah sendiri bagi kita bersama,"  Ungkap Kurnia Sakerebau di ruangannya. Jumat, (23/08).

Untuk menuju kemandirian PDD Politeknik Negeri Lampung Rintisan Akademi Komunitas Negeri Mentawai, Dia Mengatakan, Persiapan Kualitas Pendidikan Dosen serta Sarana dan Prasarana harus terus di pacu sebagai persyaratan untuk Mandiri. Apalagi menurutnya, menuju batas Waktu yang ditentukan hingga tahun 2021.

Apabila persyaratan 3 orang Dosen S2 per Program Studi telah di penuhi serta persyaratan fisik lainnya. Maka melalui Sharing ini, mari bersama memacu Kemandirian AK Mentawai.

Setelah Mandiri, tentu menjadi sebuah kebanggaan dan kepercayaan diri bagi semua Komponen terkait. Pasalnya, PDD Mentawai menjadi Akademi Komunitas Negeri Mentawai di bawah Sistem Manajemen Kementristek Dikti dengan Kerja sama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Apabila Master Plan Fisik dan Akademik sudah duduk tentu kita tidak salah langkah dan terjebak dengan kepentingan lain," sebut Kurnia.

Ia menerangkan, dengan adanya Putra Asli Mentawai yang telah berkecimpungan di dunia Akademisi, tentu menjadi kesempatan bagi dia membawa Intelektual dari luar ke kampung halamannya.

"Berkali-kali saya katakan, baik kepada Doktor Juniator maupun Doktor Rijel Samaloisa bagaimana untuk menyalurkan Intelektual dari luar ke dalam kampung agar dapat di nikmati bagi orang kampung kita ini," Imbuhnya.

Mereka sangat dibutuhkan dalam memberikan Motivasi kepada Masyarakat Mentawai. "Jangan Ego Sektoral, bahwa saya ini Doktor. Namun jadilah pemberi Solusi bagi Masyarakat, khusunya Mentawai," tegas Kurnia.

Apalagi Sistem Pendidikan AK Mentawai Vokasional yang hadir di Mentawai untuk mengedukasi Masyarakat untuk melahirkan bebagai kerampilan di bidang pengolahan pangan dan pembudidayaan perikanan. Tentunya untuk memicu kesejahteraan Masyarakat.

"Kepada Pemerintah Kabupaten Mentawai saya berharap agar tetap fokus dengan satu perguruan tinggi, hingga Mandiri, tidak usah banyak rencana," tutup Kurnia Sakerebau

Wartawan : Erik Virmando 

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre