Breaking News

Solidaritas Pecinta Seni dan Budaya Mentawai

Foto: Gallery Stand Sitasimettaoi. Kamis, (27/06).

FigurNews. Mentawai- Sekelompok pemuda Pecinta seni dan budaya Mentawai ikut  hadir mempromosikan berbagai Seni dan budaya Mentawai pada Moment Festival Pesona Mentawai (FPM) 28 Juni 2019 mendatang, yang tergabung dalam Solidaritas Sitasimettaoi atau kita si Mentawai.

Solidaritas pemuda yang berasal dari tiga pulau besar di Mentawai Yakni pulau Siberut, Sipora dan Pagai, dimulai pada tahun 2017. Namun mulai dibentuk pada awal tahun 2019.

Satu dari 20 orang jumlah kelompok pemuda itu, Reynold Saogo mengakui, dalam Solidaritas Sitta Mentaoi tidak ada pemimpin. "Kita punya Slogan, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi," ungkapnya kepada figurnews.com di Stan FPM, Mapaddegat, Desa Tuapejat, Sipora utara. Kamis, (27/06).

Dikatakan Reynold, selama tiga hari acara FPM pada 28 juni sampai 01 juli 2019. Ia dan rekannya ikut promosikan berbagai bentuk seni dan budaya Mentawai, seperti Tato Mentawai, Lukisan Mentawai dan kafe tempat  bersantai sambil minum jenis kopi Pondok.

Menurutnya, untuk seni lukis sendiri Wisatawan dapat memandang dan membeli aneka ragam jenis lukisan dengan nilai budaya Mentawai seperti lukisan Sikerei dengan keindahan Asesoris alami yang digunakan.

"Selain memandang, Pengunjung dapat membeli lukisan itu dengan harga bervariasi yang berkisar Rp. 300 ribu hingga Rp. 800 ribu. Tergantung nilai Bahan dan waktu pengerjaan lukisan tersebut," terangnya.

Warung Sitta Mentaoi berada ditengah pusat kota kabupaten kepulauan Mentawai yakni, Tuapejat. Jl. Raya Km-4, Sipora utara. Selain itu, pihaknya juga menjual kepada pengunjung Mancanegara di beberapa  kawasan desa Wisata diantaranya Katiet, Desa Bosua, kecamatan Sipora selatan.

Terkait hasil penjualan, disebutkan Reynold bahwa tidak tetap. Tergantung Situasi dan Kondisi pengunjung. Namun ia tetap melakukan pengembangan berbagai macam inovasi Seni dan budaya sebagai daya tarik wisatawan.

Ia mengajak pemuda Mentawai agar lebih peduli menjaga kelestarian nilai seni dan budaya Mentawai. Baik berupa Tato maupun tarian Mentawai.

"Sitta Mentaoi itu tidak membedakan antara pemuda asli atau tidak. Namun Sitta Mentaoi adalah orang yang tinggal dan mencintai nilai-nilai seni dan budaya Mentawai," tutup Reynold Saogo.

Wartawan: Erik Virmando

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre