Breaking News

Danrem 161/Wira Sakti Bekali Mahasiswa Baru Unwira Kupang


Kupang (NTT) FN--- Komandan 161/Wira Sakti-Kupang,  Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos secara khusus membekali para mahasiswa baru di Unwira, Kupang terkait Wawasan Kebangsaan.

Tujuannya agar mahasiswa yang merupakan generasi bangsa memiliki kesadaran bahwa dalam membangun bangsa ini, diperlukan perjuangan yang bersifat nasional untuk merebut kemerdekaan. 
 Dalam rilis Bagian Penerangan Korem 161/Wira Sakti-Kupang, Kamis (15/8/2019) Danrem menyebutkan bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar, sehingga dalam sejarahnya menjadi rebutan bangsa asing. 

Wawasan Kebangsaan lahir ketika Bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan asing. Dalam perkembangannya perjuangan bangsa Indonesia yang pada saat itu bersifat lokal, ternyata tidak membawa hasil. 
Oleh karena itu muncullah kesadaran bersama bahwa diperlukan perjuangan yang bersifat nasional untuk merebut kemerdekaan. 

Lebih lanjut Danrem menjelaskan tentang latar belakang munculnya wawasan kebangsaan. 
Dalam perjalanan sejarah itu, maka timbullah gagasan, sikap dan tekad yang bersumber dari nilai nilai budaya bangsa serta disemangati cita cita moral rakyat yang luhur. Sikap dan tekad itu adalah pengejawantahan dari Wawasan Kebangsaan.

Ditambahkan pula bahwa kita sekarang telah menikmati kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita, maka kita harus menjaga Keutuhan NKRI. 

" Selama 74 tahun Kita telah menikmati kemerdekaan ini, maka kita harus mensyukuri kemerdekaan ini dengan menjaga Keutuhan NKRI. Esensi yang harus senantiasa kita pedomani adalah Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ", ungkap Danrem 161/Wira Sakti. 

Direkankan pula bagaimana cara mempertahankan NKRI ini baik dari ancaman luar negeri maupun dalam negeri. Para mahasiswa  mesti memahami konsep tentang mempertahankan NKRI, salah satunya dengan semangat bela negara, yaitu sikap dan tekad yang dijiwai rasa cinta tanah air. 

"Kita semua seluruh komponen bangsa wajib dalam bela negara, yang terdiri dari komponen utama, komponen cadangan dan komponen pendukung, yang merupakan bagian dari Sistem Pertahanan Semesta " jelas Danrem.

Danrem 161/Wira Sakti juga menyampaikan lima nilai nilai yang dikembangkan dalam bela negara, yaitu Pancasila sebagai Ideologi Negara, Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara dan Memiliki kemampuan awal bela negara. 

Diakhir pemaparannya,  kepada 1.000 peserta PKKMB Unwira Tahun Akademik 2019/2020 Danrem meyakinkan mahasiswa sebagai generasi muda penerus masa depan bangsa mampu mempertahankan  dan mengisi Kemerdekaan NKRI. 
"Perjuangan ini tidak mudah, perlu kerja keras, pantang menyerah dan harus bertindak lebih untuk membuktikan diri kita sebagai generasi muda yang unggul siap menghadapi tantangan zaman. Ingat, NTT kedepan akan menjadi pusat prioritas pembangunan nasional, maka kita generasi muda dari sekarang harus segera berbenah diri dan mempersiapkan diri untuk dapat turut serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional di NTT " tegas Danrem 161/Wira Sakti. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Katholik Widya Mandira, Pater Dr. Philipus Tulle, SVD serta civitas akademika Unwira Kupang.(*/ER)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre