Breaking News

Danrem 032/Wbr Memberi Materi pada Sarasehan Tentang Pertahanan Negara Bagi Resimen Mahsiswa Maharuyung

Padang(Sumbar) FN-Danrem 032/Wbr Memberi Materi pada Sarasehan Tentang Pertahanan Negara Bagi Resimen Mahsiswa Maharuyung Provinsi Sumatera Selatan 2019 dengan tema” Meningkatkan Semangat Bela Negara Bagi Generasi Muda Dalam Rangka Mewujudkan Pertahanan Negara Yang Tangguh” Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan materi dengan judul: Peningkatan Ekonomi Rakyat dengan Bios 44 di Wilayah Korem 032/wbr.

Dalam paparannya Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan bagaiman peran masing-masing dalam mengimplementatif dari setiap permasalahan yang ada dengan melihat persoalan yang paling besar yang kemudian bisa menciptakan solusi.

Dihadapan para mahasiswa ia juga, berbicara peran peserta semua pesrta yang harus dikedepankan dalam menjawab tantangan era milenial saat ini.

“Kadang kita terbius dengan istilah-istilah ini yang kemudian lebih buruk lagi kita kadang menakut-nakuti diri dan akhirnya kita menciptakan kristal-kristal pemisah dan akhir kita sendiri tidak mampu mengatasi, kita juga selalu membuat opini yang kemudian mengurangi rasa kepercayaan diri dan akhirnya kita terbawa angin dengan arah yang tidak jelas,” jelasnya, kamis (27/06/2019)

Oleh karenanya melalui kegiatan Sarasehan ini, ia mengajak para peserta untuk terus berbuat sesuai kemampuan peserta sebagai generasi yang saat ini popular dikenal generasi Millenial.

Lebih lanjut ia juga memperkenalkan Bios 44 yang saat ini terus dikembangkan oleh Korem 032/Wbr sebagai media untuk menjawab tantangan seperti diawal yang telah dibicarakan dalam saresehan, yang kemudian diharapkan menjadi motivasi dan membuka cakrawala berfikir generasi penerus bangsa.

“ Kenapa saya memperkenalkan Bios menjadi matei dalam kegatan ini, karena saya ingin generasi yang ada saat ini untuk tidak takut berbuat sesuatu untuk kemajuan serta membantu masyarakat luas,” urainya lagi.

Dalam materi yang disampaikan juga diputar beberapa video testimony tentang Bios yang juga telah dimanfaatkan untuk pertanian, peternakan serta perikanan di sajumlah wilayah di Padang Sumatera Barat. 

Sejumlah peserta yang juga merupakan mahasiswa ini diajak untuk terus memiliki ketangguhan dalam menjawab tantangan dimasa mendatang yang semakin kompleks, selain tujuan awal sebagai peserta adalah memperkuat kepercayaan diri dalam bela Negara.



Ditempat yang sama Kepala Perwakilan Kemenhan Sumbar,
Kol inf Khoirul Mustofa, menyamoaiakn mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan oleh Komandan Korem 032 wirabraja sehingga acara sarasehan ini dapat terlaksana sesuai rencana.

Disampaikannya mengingat pengelolaan sistem pertahanan negara sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara ditujukan untuk melindungi kepentingan nasional dan mendukung kebijakan nasional di bidang pertahanan, maka kepentingan nasional tersebut akan terwujud melalui pembangunan nasional di segala bidang termasuk bidang pertahanan.

Sementara itu pembangunan bidang pertahanan perlu disiapkan sejak dini melalui pemberdayaan wilayah pertahanan yang pada hakekatnya merupakan bagian dari sistem pembangunan di daerah yang harus memperhatikan pembinaan kemampuan pertahanan dan cara pemberdayaan wilayah pertahanan dilaksanakan dengan pembangunan pertahanan wilayah.


“ Semua belum dapat dilaksanakan secara maksimal terintegrasi dan terpadu apabila pemberdayaan wilayah pertahanan tidak berjala, maka fungsi pemerintahan di bidang pertahanan tidak terlaksana dengan baik yang berakibat pada lemahnya sistem pertahanan untuk lebih memahami pengelolaan sumber daya nasional dalam rangka mendukung pertahanan Negara,” Jelasnya


Lebih lanjut ia menyampaikan, Kementerian Pertahanan Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan di provinsi Sumatera Barat berupaya memberikan solusi dengan mengadakan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan khususnya melalui sarasehan tentang pertahanan negara dengan pendidikan dan pekerjaan, yang kali ini diprioritaskan bagi resimen mahasiswa dan mahasiswa sejumlah 90 orang di sekitar kota Padang.

Sistem pertahanan semesta artinya bahwa dalam menghadapi ancaman militer TNI sebagai komponen utama dan komponen pendukung dan komponen cadangan sehingga rakyat perlu dilatih, adapun dalam menghadapi ancaman non militer maka pertahanan sipil yang menghadapi melalui kegiatan itu membantu TNI.

Semua mulai dari Pemda Kementerian lembaga atau instansi dan seluruh komponen bangsa lainnya yang ada di daerah sebagai kekuatan utama pertahanan sipil komponen pertahanan negara atau TNI.


“Disinilah diperlukan sinergitas antara Pemda instansi vertikal atau lembaga di daerah termasuk dengan komponen bangsa yang ada di daerah dalam rangka memberdayakan wilayah pertahanan, lalu sinergitas itu perlu koordinasi perlu menyamakan visi perlu keterbukaan perlu niat yang tulus dan ikhlas dalam menghadapi ancaman sehingga akan menghasilkan kekuatan yang dahsyat dalam rangkah menghadapi ancaman non militer yang saat ini nyata sedang kita hadapi bersama,”

Akhir-akhir ini bentuk ancaman yang sedang kita hadapi saat ini telah berkembang yang oleh kemudian pertahanan disebut ancaman mindset yang yang nantinya akan kami kupas habis pada Sarasehan hari ini,” tambhanya

Ditambahkannnya  sebagai ilustrasi dampak dari ancaman mindset ini telah mengancam kehidupan, salah satunya bahwa kalau dulu seorang ibu rela berkorban untuk keberhasilan anaknya, tetapi saat ini ada sebagian kecil ibu-ibu yang rela mengorbankan anaknya dengan melalukan bunuhdiri untuk membunuh orang lain.  Padahal tidak ada satupun agama yang mengajarkan bahwa membunuh diri dan orang lain itu tidak diperbolehkan dan berdosa.

“Karena kurang memahami  karena otak dan alam pikirannya telah dicuci oleh paham radikalisme maka kebiadaban itu bisa terjadi pada saat ini, harapannya dari sarasehan ini semua hal yang tersebut dapat kita cegah sedini mungkin,” tutupnya.Fella

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre