Breaking News

Himbauan Bupati Tentang Rokok Ilegal Hanya Menghiasi Jalan Raya?


Kab. Limapuluh Kota( Sumbar),FN - Tak jauh dari Kantor Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, tempat berdirinya Papan Pengumuman tentang larangan peredaran Rokok Ilegal. Diatas pengumuman tersebut terpampang dengan Gagahnya Fhoto Bupati Irpendi Arbi beserta Wakil.

Kalau kita lihat dan dibaca, disitu tertulis dengan jelas, “Setiap orang yang menjual atau menawarkan untuk dijual Rokok Ilegal (Tanpa Cukai/ Cukai palsu / cukai bekas / cukai yang bukan peruntukannya) Diancam Hukuman Penjara Paling Singkat 1 (satu) tahun dan paling lambat 5 (Lima) tahun dan / atau Pidana Denda paling sedikit 2 (Dua) kali nilai Cukai dan paling banyak 10 (Sepuluh) kali nilai Cukai yang Harus dibayar (Pasal 58 UU No. 39 tahun 2007 Tentang Cukai)

Namun satu hal yang harus kita ingat, dalam Undang-Undang No. 39 tahun 2007, Pejabat yang berwenang melakukan tugas ini adalah Pihak Bea dan Cukai, kecuali Pihak Bea dan Cukai meminta bantuan pada pihak lain. Seperti yang tertera pada pasal 34 yang berbunyi :
Pasal 34 ayat (1) dalam melaksanakan tugas berdasarkan Undang-Undang Bea dan Cukai dapat meminta bantuan Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Republik Indonesia, dan / atau Instansi lainnya.
Ayat (2) Atas permintaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepolisian republik Indonesia, Tentara Republik Indonesia, dan / atau Instansi Lainnya Wajib untuk Memenuhinya.

Memang di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh masih banyak beredarnya Rokok-rokok tanpa Cukai. Bisa kita jumpai di warung-warung dengan mudah untuk mendapatkan barang tersebut.

Namun sampai saat ini belum dapat informasi Sekaitan adanya Penertiban Rokok-rokok tanpa Pita Cukai yang dilakukan oleh Pihak Berwenang seperti dimaksud dalam Undang-undang ini. Kenapa Pihak Bea dan Cukai seperti membiarkan rokok-rokok ini bebas dan bisa dibeli dimana saja.

Padahal, dengan beredarnya Rokok tanpa Cukai ini, kalau dilihat dan diamati Undang-undang No. 39 Tahun 2007 sudah jelas dapat merugikan Keuangan Negara dalam penerimaan Pajak.

Seharusnya Pihak Bea dan Cukai bisa mencegah sebelum masuknya rokok-rokok ini di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Cuma kita kasihan pada Bapak Bupati yang sudah susah-susah menganggarkan untuk pembuatan papan Pengumuman. Eeeeeh....  tak tahunya hanya jadi penghias jalan dan seperti disepelekan pihak pemasok dan pengedar barang-barang itu.

Tapi kalau memang pihak Pemda Kabupaten Limapuluh Kota ingin melakukan penindakan/pencegahan, Pasti dengan mudah bisa dilaksanakan, namun tentu terlebih dahulu dengan adanya kerja sama dengan Pihak Bea dan Cukai.   (FN 053)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre