Breaking News

Tanpa IUPK, Polres Mentawai Segel Minerba PT. MAC


Foto: Tumpukan Minerba Jenis Pasir, batu dan Split PT. MAC terpasang Police Line di Simaobuk, Mentawai. [E. Virmando-figurnews.com]


Mentawai (Sumbar), FN- Izin Usaha Pertambangan Kusus (IUPK) prosedur yang perlu di lengkapi oleh perusahaan dalam melakukan penumpukan Mineral Batu Bara (Minerba) jenis Pasir, batu dan Spilit. Hal tersebut tidak di lengkapi PT. Mega Asri Cemerlang (MAC) di tanah seluas 10 hektar di Simaobuk, Desa Goisooinan, kecamatan Sipora utara, milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yahya melalui Tim Gabungan Reskrim Polres Mentawai memasang Police Line ( Garis Polisi) di depan tumpukan Minerba sebanyak 16 ribu ton, senilai uang Rp 8 Milyar. PT. MAC telah beroperasi di Simaobuk sejak bulan Juni 2018 lalu melalui kerja sama denga Perusahaan Daerah (Prusda) Mentawai melalui kerja sama penjualan pasir, dan split di wilayah kabupaten kepulauan Mentawai.

Hal tersebut di katakan Kasat Reskrim Polres Mentawai Iptu Hendri Bayola, bahwa pihak perusahaan mestinya melakukan penjualan langsung tanpa melakukan penumpukan. "Ada sebanyak 2 tumpuk Pasir, batu, Spilit jika di angkut dengan Tongkang. Biasanya 1 trip tongkak bisa membawa 8 ton kali 2 trip 16 ton jika di nilaikan dengan Uang maka sebanyak Rp. 8 Milyar.Dan bagi perusahaan kalau melakukan penjualan tidak mesti di tumpuk." ungkapnya. Senin, (3/12/2018).

Selanjutnya di katakan  Kapolres sudah memberikan 2 kali peringatan yaitu membuat surat pernyatan dan surat perjanjian . Namun pihak PT. MAC tetap tidak melengkapi IUPK. " Karena PT. MAC tidak mengindahkan peringatan melengkapi izin, Kapolres Mentawai, AKBP. Hendri Yahya memerintahkan tim gabungan Reskrim yang terdiri dari anggota Sabahra, anggota Intelkam, anggota Bagian Ops dan Provost untuk melakukan police line di lokasi penumpukan material pertambangan di Simaobbuk." paparnya.

“PT. MAC di nilai melanggar UU Pasal 158 Nomor 4 tahun 2009 ancaman hukumannya 10 tahun penjara dengan denda 10 miliar rupiah. Namun, kita masih dalam tahap penyelidikan. Dalam waktu dekat ditingkatkan ke penyidikan setelah dilakukan pemeriksaan baru bisa yang ada ditetapka tersangka. " tutupnya. (EV)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre