Breaking News

Tak Disangka! Simulasi SAR Mentawai Langsung Buahkan Hasil


Foto: Evakuasi korban 2 orang pembawa pasir dari peserta perwakilan Wartawan ketika sedang melakukan Simulasi di 100 Meter dari bibir pelabuhan Tuapejat. Kamis, (13/12). [E. Virmando-figurnews.com]


Mentawai (Sumbar), FN- Pada hari terakhir, kegiatan Simulasi Badan nasional pencarian Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai berlangsung hikmat. Namun hal yang tidak disangaka terjadi saat tim yang di Kawal Kasubsi Sumber Daya Kantor Benteng telaumbanua melihat perahu 2 orang di dalamnya tenggelam, pada jarak 200 meter dari posisi Simulasi.

" Saat kita melakukan pengawalan Tim Basarnas, ada perahu pembawa pasir tenggelam. Pada saat itu juga kita melakukan evakuasi, 2 orang di dalam perahu itu selamat. Sementara pasir dan perahu tenggelam. " ungkapnya.

Sebelumnya Benteng sudah menduga hal itu terjadi. Bagaimana tidak, laut yang bergelombang dengan beban yang terlalu berat. Akibatnya, perahu dengan cepat di penuhi air lalu tenggelam. " Selain itu kita juga dapat mengevakuasi Mesin perahu milik korban, dan bahan bakar perahu korban. Serta beberapa karung pembungkus pasir. " tutupnya.

Evakuasi tersebut di lakukan langsung 7 peserta  dan 1 Instruktur Simulasi Search and rescue (Sar) atau Pencarian dan pertolongan Mentawai sesi terakhir. " Kebetulan kami sedang melakukan simulasi pencarian dan pertolongan, tiba-tiba ada perahu penambangan pasir tenggelam di laut lebih kurang 300 meter dari dermaga Tuapejat dengan kedalaman kurang lebih 2 meter, lalu spotantan saja kami membantu korban mengeluarkan pasir dari perahu dan mengevakuasi korban ke dermaga Tuapejat. " ungkapnya Redi Haryanto 1 dari 2 perwakilan Wartawan saat melakukan simulasi teknik mendayung perahu karet disana.

Simulasi, Pencarian dan pertolongan di air tersebut berlangsung selama 1 hari penuh. Sebanyak 35 peserta dari perwakilan di setiap unsur Instansi Pemerintah daerah kabupaten kepulauan Mentawai, Polri, TNI, Organisasi Masyarakat dan Wartawan, ikuti pelatihan. Simulasi teknik mendayung di bagi menjadi 4 Sesi.

" Ada 3 kegiatan dalam satu hari ini yang kami lakukan yaitu pertama, teknik pemasangan Atribut, pemasangan perahu karet, dan atribut lainnya. Kedua, Teknik mendayung dan ketiga Simulasi penyelamatan korban tenggelam. " ungkapnya Roni Gusdianto 1 dari 4 Insruktur kegiatan Basarnas Mentawai.

Sementara  Kepala Basarnas kelas B Mentawai Akmal mengatakan Insruktur terbagi dalam 2 kategori yaitu Instruktur Materi dan Instruktur Simulasi. Dimana kegiatan selama 3 hari terdiri atas, hari pertama pendataan dan pemberian atribut kepada peserta. Hari kedua, pemberian materi dari Kepala Basarnas dan Insruktur. Seterusnya hari ketiga Simulasi dari Instruktur.

" Dengan tingkat kecelakaan di Mentawai lebih Dominan atau berkisar 75 % Air di banding darat 25%. Maka itu alasan kita pilih kegiatan tahun 2018 ini Pencarian dan pertolongan di air. Kita upayakan bekerja semaksimal mungkin bagi masyarkat kabupaten kepulauan Mentawai. " ungkapnya setelah apel penutupan Kegiatan. (EV)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre