Breaking News

RPJMD Kota Tikep Sukses Dibahas


Tidore,FN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan dan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan akhirnya telah sukses menuntaskan pembahasan terkait dengan Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tikep tahun 2016-2021 pada Selasa, 11/12/2018 di Ruang Sidang DPRD Tikep.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tikep Mochtar Djumati mengatakan, RPJMD yang merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan selama lima tahun itu, diharapkan bisa menjadi dokumen terbaik di Indonesia Bagian Timur.

Lebih lanjut Ovos, sapaan akrab Wakil Ketua II DPRD Tikek yang juga merupakan Ketua DPD Partai Nasedem Kota Tikep, revisi yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah Kota Tikep tersebut terdapat beberapa point penting yang diperbaiki, yakni penyesuaian Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 54 ke Permendagri 86 yang tentu juga ikut berpengaruh terhadap batang tubuh RPJMD sebelumnya yang memiliki 11 Bab berubah menjadi 9 Bab. Serta regulasi yang mengatur soal OPD dan beberapa program yang sesungguhnya bukan merupakan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD) malah dimasukan dalam Indikator Kinerja Utama.

“Jika kita bandingkan dengan RPJMD sebelumnya yang belum di revisi itu ada banyak target kinerja mulai dari indikator utama sampai indikator daerah banyak yang tidak singkron, sehingga gambaran untuk mewujudkan visi misi selama lima tahun tidak terlihat begitu nampak dan jelas, untuk itu dengan adanya perubahan RPJMD ini visi misi walikota dan wakil walikota bisa dituntaskan sampai pada tahun 2021” kata Ovos

Lanjut Ovos, RPJMD yang sudah dibahas akan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) maka kedepannya DPRD dan Pemerintah Kota Tikep sudah harus konsiten mengikuti dokumen perencanaan yang telah direvisi itu, agar setiap program yang akan direalisasi bisa lebih terarah.

“Besok (Rabu, 12 Desember 2018) akan kita lakukan agenda paripurna RPJMD pada jam 2 siang,” ungkapnya

Tambah Ovos, Mengingat karena ini sudah tiga tahun kepemimpinan, sehingga di tahun 2020 dan 2021 itu sudah kita masukan target-target pencapaian yang lebih rasional, sehingga dengan begitu publik sudah bisa mengukur kinerja Pemerintah Daerah.

Dalam Pembahasan RPJMD yang merupakan bagian dari Peraturan Daerah (Perda) itu tidak dihadiri oleh Ketua Badan Legislasi Daerah (Ballegda) Murad Polisiri yang merupakan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tikep. (Ram)




No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre