Breaking News

TDS 2018 Merupakan Moment Penting Pariwisata, Kemenpar Minta Seluruh Elemen Ikut Mensukseskan

Bukittinggi (Sumbar),FN -  TDS merupakan iven internasional Sport Tourism Tour De Singkarak yang pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 10. Dalam hal ini, Staf Ahli Kementrian Pariwisata RI Bidang Multikultural sekaligus Ketua pelaksana 100 CEO Calender Of Event 2018, Esthy Reko Astuti meminta kepada seluruh elemen di Sumatera Barat untuk ikut berpartisipasi mensukseskan iven internasional Sport Tourism Tour De Singkarak yang pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 10.

Menurut Esthy, ajang Sport Tourism TDS bukan hanya semata menjadi wadah bagi para atlet atau pebalap sepeda untuk meningkatkan kemampuan dan persaingan diantara sesama pebalap. Namun, juga merupakan iven gabungan antara olahraga dan Pariwisata.

Menurut Esthy, sejak tahun pertama penyelenggaraan hingga saat ini, Tour De Singkarak sukses menyedot perhatian publik. Dan ini, tentu saja memberikan efek positif bagi perkembangan dunia kepariwisataan di Sumatera Barat.

"Kemenpar apresiasi karena sangat konsisten, begitu juga adanya dukungan dari kabupaten dan kota. Iven TdS ini yang ke 10. Kita berharap tahun depan dapat diselenggarakan pada pertengahan tahun. Bahkan, harus dipikirkan Bagaimana TDS ini bisa dua kali dalam setahun dilaksanakan. Itu, bisa diusulkan ke Union Cycliste Internationale (UCI). Kita Berharap bisa terlaksana sejak awal tahun,"kata Esthy Reko Astuti dalam pidato sambutannya saat Grand Opening TDS ke 10 di lapangan kanting Kota Bukittinggi, Sabtu malam 3 November 2018.

Esthy menilai, jika Sumatera Barat sebenarnya sangat beruntung. Karena sangat banyak atraksi budaya yang luar biasa, kuliner yang populer. Bahkan produk alam maupun buatan juga sangat bagus-bagus. Dan melalui TDS ke 10 ini, diharapkan potensi kepariwisataan yang dimiliki Sumatera Barat, dan lebih dikenal lagi. 

"Kebijakan Kemenpar di tahun 2019 mendatang, melaksanakan insentif. Persoalan akomodasi bisa diselesaikan, Kemenpar tetap mendukung TDS. Buktinya TDS turut dipromosikan oleh Kemenpar. Sebagai tuan rumah harus baik menyambut tamu seperti wisatawan, sesuai budaya timur,"tutup Esthy.

Diketahui, Sport Tourism Tour De Singkarak 2018 ini, diikuti sebanyak 224 pebalap dari 26 Negara. Seluruh pebalap yang tergabung dalam 21 tim yang terdiri dari 16 tim Internasional dan Lima tim Nasional itu, akan melintasi rute sepanjang 1.267 kilometer yang dibagi dalam Delapan Etape.  

Ke-21 tim tersebut yakni Sapura Racing Team (Malaysia), Nex-CCN (Laos), Advance CCC (Indonesia), KFC Racing Team (Indonesia), LXCycking Team (Korea), 7-11 Clicks (Philippines), Ningxia Sport Lottery (China), Bikelife Dongnai (Vietnam), Terengganu Cyling Team (Malaysia), PGN Cyling Team (Indonesia), St George (Australia), BRCC (Indonesia), Forca Amsking Racing (Malaysia), Omidia Mashad Team (Iran), Thai Continental Team (Thailand), Bike Aid (Germany), PCS Netherland (Cambodea), Kyoto Sangyo University Team (Japan), Mes Kerman (Iran), Go far Gold (Philippines) dan, Padang Road Bike Bank Nagari (Indonesia). (*)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre