Breaking News

GM Pelindo II Armen Amir ; Akan segera Terapkan Digitalisasi Layanan Secara Penuh dan Akan Jadi Digital Port Pertama di Sumatera

Pangdam I/ Bukit Barisan juga bangga atas keberadaan Pelabuhan Teluk Bayur, berdiri 1818 

Tamil Nadu,FN - Karena tertariknya beberapa negara terhadap negara Indonesia khususnya kota Padang yang satu-satunya mempunyai pelabuhan terbesar untuk wilayah pantai barat pulau Sumatera. Mereka mulai melirik hasil bumi dan industri yang cukup menggiur serta mendatangkan keuntungan bagi mereka. Dengan ketertarikan mereka terhadap Sumbar khususnya kota Padang yang mempunyai pelabuhan yang terbesar diwilayah barat Sumatera.

Sekaitan hal itu, Negara India dan Bhutan mengundang Walikota Padang H. Mahyeldi, di dampingi Dubes RI, GM PT Pelindo II Teluk Bayur Armen Amir dan Rektor UNP Padang Prof. Ganefri serta Pejabat dari Kemenlu dan KBRI India diterima oleh Mr. Edappadi K. Palaniswami Chief of Minister (Perdana Menteri) Negara Bagian Tamil Nadu.

Walikota Padang H. Mahyeldi bersama rombongan diterima langsung  oleh Mr. Edappadi K. Palaniswami Chief of Minister (Perdana Menteri) Negara Bagian Tamil Nadu di ruangan kerjanya.

Dasar pertimbangan mereka memilih Pelabuhan Teluk Bayur, karena terletak dilokasi yang sangat strategis. Sebab Pelabuhan Teluk Bayur sangat besar diwilayah pantai barat Sumatera dan langsung menghadap ke Samudera India yang bisa di akses secara langsung oleh negara-negara di samudera India, Eropa, Timur Tengah dan Australia.

"Dengan ada peningkatan cukup besar dalam ekspor import di pelabuhan teluk bayur yang terbesar di pantai barat Sumatera. Maka mau tidak mau kota Padang khusus pelabuhan Teluk Bayur harus mulai melakukan atau berbenah diri untuk menjadi Pelabuhan Terbesar, Terkemuka dan Modern di Indonesia. Termasuk untuk segera menerapkan DIGITALISASI layanan secara penuh, sehingga akan menjadi DIGITAL PORT pertama di Sumatera," Armen papar Armen Amir pada Figurnews.com.

Armen Amir juga mengatakan, "dengan layanan kegiatan ekspor ke berbagai negara di dunia yang lebih besar di bandingkan kegiatan impor. Dan juga terdapat komoditas ekspor besar unggulan Sumatera Barat dan Indonesia menuju pasar dunia, yakni CPO, Semen, Batu Bara, Cangkang, Bungkil, Karet, Kopi, Cengkeh dan rempah-rempah." 

Di samping Fasilitas dan Peralatan yang tersedia mampu mendukung peningkatan ekspor barang, yakni, Panjang dermaga 1,4 KM dan dapat dikembangkan lagi menuju 2 KM, Luas Lahan 86,24 HA, Gudang Modern sebanyak 3 unit (A,B,C) baru selesai tahun 2018 1 (satu) unit dan tahun depan 2 (dua) unit lagi. Sedang dalam pembangunan Terminal Curah Cair milik Mitra (PT AAJ) dengan daya tampung 620.000 ton per tahun dari kapasitas yang tersedia saat ini 185.000 ton per tahun, sehingga nanti kapasitas akan menjadi hampir 1 juta ton per tahun.

Juga tersedia 7 (tujuh) unit unit alat utama b/m modern, yakni 3 Jib Crane dan 4 GLC, Area pelabuhan yang berada di kawasan teluk sehingga kedalaman kolam dan dermaga dapat ditingkatkan dan dipertahankan untuk menampung kapal-kapal big size. Pelindo harus menyiapkan SDM yang unggul dan berpengalaman dengan produktivitas tinggi, untuk menunjang aktifitas kegiatan di pelabuhan.

"PT. Pelindo II juga telah ditanda tangani KOMITMEN BERSAMA dengan para pemilik barang Sumatera Barat untuk menuju 5 juta ekspor CPO per tahun. Sementara itu juga sedang disiapkan KOMITMEN BERSAMA lanjutan Sumatera Barat Menuju Pasar Duni untuk komoditas lain, yakni, Batu Bara sebanyak 2,5 juta ton per tahun, Semen sebanyak 5 juta ton per tahun, BUCANGKA (Bungkil, Cangkang, Karet) sebanyak 1 juta ton per tahun, Cengkeh, Kulit Manis, Kopi, ( CENGKUMAKO ) sebanyak 200 ribu ton per tahun," imbuhnya.

Pelindo juga melakukan Penataan Teluk Bayur menuju 5 (lima) Terminal yakni, Terminal Petikemas, Terminal Curah Cair,Terminal Semen, Terminal Batu Bara, Terminal Multipurpose. Bukan itu saja pihak Pelindo juga akan melakukan INTEGRASI 5 (lima) Pelabuhan di Sumbar yakni, Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muara Padang, Pelabuhan Teluk Tapang, Pelabuhan Panasahan, Pelabuhan di Mentawai.

Saat ini Pelabuhan Teluk Bayur sudah menjalin kerjasama dengan 2 (dua) pelabuhan di Indian Ocean, yakni dengan Pelabuhan FREMANTLE di Australia dan Pelabuhan CHENNAI di India dan saat ini sedang di persiapkan untuk kerjasama dengan Pelabuhan di Pakistan, Bangladesh dan Srilangka,

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Propinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang terhadap pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur dan Pelabuhan-pelabuhan sekitar yang akan di integrasikan.

"Dan pencapaian target laba tahun 2018 diperkirakan akan tercapai Insya Allah akan tercapai sebesar 42 M dari target sesuai RKAP 30 M," pungkas Armen Amir GM PT. Pelindo II mengakhirinya.

# Fella Febrina Sari (Jurnalist Figurnews)




No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre