Breaking News

Dinkes Mentawai Dukung Destinasi M3K Melalui Puskesmas Pariwisata


Foto: Puskesmas Pariwisata di Mapadegat, desa Tuapejat, Sipora utara, Mentawai. [E.Virmando-figurnews.com]

Mentawai (Sumbar), FN-  Dinas Kesehatan (Dinkes) Mentawai mengupayakan terwujudnya Pariwisata Sehat melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pariwisata Mapadegat adalah salah satu bentuk dukungan Dinkes terhadap Destinasi Objek Wisata Madobag, Muntei, Mapadegat dan Katiet (M3K). Puskesmas Pariwisata di Mapadeggat, desa tuapejat, kecamatan sipora utara, kabupaten kepulauan Mentawai telah berjalan selama 1 bulan.

Kepala Dinkes Mentawai Lahmudin Siregar mengatakan, Mapadegat di jadikan  sentral Puskesmas Pariwisata karena letak Geografis yang sangat mendukung dengan keberadaan di antara 2 pulau Siberut dan Pagai utara serta selatan. Selain itu di sebutkan Program pariwisata sehat salah satunya terciptanya Inovasi Puskesmas Pariwisata untuk mendukung Pemerintah Daerah melalui Bupati Mentawai menjadikan Mentawai sebagai daerah tujuan Wisata.

"Melalui Inovasi dan Potensi dengan kondisi wilayah yang sangat mendukung seperti adanya objek wisata pantai jati dan pantai mapadegat. Apalagi Mapadegat adalah salah satu dari M3K Destinasi Wisata. Seterusnya ini menjadi kewajiban kita bersama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas selain itu juga di minta kesadaran masyarakat agar terciptanya lingkungan bersih dan nyaman." Katanya kepada figurnews.com di ruangannya. Senin, (26/11/2018).

Seterusnya melalui program pariwisata sehat,  masyarakat dan pelayanan kesehatan di katakan, masyarakat agar memiliki jamban, tidak buang air besar di pinggiran pantai. dan kesedian air di fasilitas umum. Dan  tenaga pelayan kesehatannya harus mampu memberikan pelayanan dengan baik.

" Masyarakat dan kesehatannya  siap, wisatanyapun siap bersama sapta pesona kita mendukung itu. Masyarakat dan tenaga kesehatan sangat berperan penting agar terciptamya Pariwisata sehat. Penyedian jamban dirumah masyarakat serta menjaga kebersihan air di fasiltas umum. Dan tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan seperti ketika ada para wisatawan yang sakit ketika bermain surfing bagaimana cara menanganinya. Tentunya kita butuh persiapan yang baik dari sarana dan prasarannya. " tutupnya

Terpisah, hal yang sama juga diungkapkan Kepala Puskesmas Mapadegat Marinus bahwa Inovasi dan kreatifitas di perlukan dalam pembangunan di suatu daerah baik itu pembangunan mental maupun pembinaan kesehatan. Pembangunan mental tentang lingkungan bersih dan sehat tidak lepas dari pembinaan dari tenaga medis kesehatan.

Bentuk pencapaian di katakan pihaknya mengupayakan meningkatkan pelayanan Puskesmas Mapadegat desa Tuapejat sebagai sentral Puskesmas Pariwisata yang berada di pusat ibu kota kabupaten kepulauan Mentawai tersebut. lebih lanjut, koordinasi di semua pihak di sebutkan menjadi acuan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang baik, tentunya dengan usaha dan kerja keras.

"Kami selalu berkordinasi dengan unsur terkait untuk menjadikan Puskesmas Mapadegat menjadi Puskesmas Pariwisata. Berkat usulan dan kesepakatan maka terlaksanalah apa yang kita harapkan. Walau program ini baru kita mengupayakan agar kedepannya mencapai standarlitasi setelah Penilaian dari Tim Sirviyor ini. " paparnya.

Salah satu wacana dari Kapus Pariwisata itu ialah memberikan pelatihan kepada bebarapa tenaga medis untuk menguasai bahasa Ingris agar terjalinnya komunikasi pelayanan kesehatan yang mudah di terima para Wisatawan mancanegara.

" Kita berharap kedepanya dapat melatih para tenaga medis untuk dapat menguasai bahasa Ingris untuk mempermudah Komunikasi dengan turis asing. Selain itu kita menguapayakan bebarapa  alat medis sebagai penunjang pelayanan kesehatan Pariwisata di Kepulauan Mentawai ini. " tutupnya Kapus yang juga menjadikan Mapadegat sebagai salah satu kampung Keluarga Berencana ( KB) tersebut. (EV)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre