Breaking News

Danrem 032/Wbr Sebagai Narasumber Dalam Acara Seminar Nasional Dengan Tema "Kebangkitan Pemuda" Membentuk Leadership dan Entrepreneurship.

Padang(Sumbar),FN - Bertepatan hari Sumpah Pemuda, Yayasan Aksi Peduli Bangsa melaksanakan Acara Seminar Nasional dengan tema kebangkitan pemuda membentuk karakter Leadership dan Enterpreneurship, Minggu (28/10) bertempat di Gedung SCC STKIP PGRI Jln. Gajah Mada Dalam, kota Padang Sumbar.

Pembicara dalam seminar tersebut Narasumber dari berasal dari Indosat Ooredoo Bapak Tito Dipokusumo, Medco Grup/Pembinaan Aksi Peduli Bangsa Bapak Hilmi Panigoro, Pimpinan Yayasan Aksi Peduli Bangsa Bapak Arifin Jayadiningrat dan Danrem 032/wbr Brigjen TNI Mirza Agus S.I.P.

Dalam acara tersebut diperkirakan yang hadir lebih kurang sekitar 800 Orang mahasiswa/i dan tamu undangan. Di antaranya dihadiri oleh Wakil gubernur Drs. H. Nasrul Abit, Danrem 032/wbr Brigjen TNI Mirza Agus S.I.P, Pimpinan Yayasan Aksi Peduli Bangsa Bapak Arifin Jayadiningrat, Dewan pembina aksi peduli bangsa Bapak Hilmi Panigoro, Motivator Nasional Bpk Tito Dipokusumo, Sekjen Energi baru, terbarukan dan konservasi energi Bapak Drs. Wawan Supriatna dari Kementerian ESDM RI, Kasiter Korem 032/Wbr Kolonel Inf Budi Prasetyo, Ketua Panitia beserta jajarannya, para Ketua organisasi kemahasiswaan, Mahasiswa/i dan Para tamu undangan.

Ketua panitia seminar memberi kata sambutan dan mengucapkan selamat datang para tamu undangan dalam rangka hari sumpah pemuda dan seminar pemuda. Panitia juga mengucapkan, rasa terima kasih kami kepada aksi peduli bangsa dan pihak-pihak sponsor serta kemahasiswaan dari Mentawai.

"Kami juga permohonan maaf apabila ada kekurangan, acara ini semoga menumbuhkan motivasi dalam menumbuhkan pemuda dalam membangun bangsa ini. Mari kita sampaikan 3 poin sikap pemuda diantaranya kami pemuda-pemudi menyatakan bahwa kami adalah pemersatu bangsa. Kami menyatakan, bahwa kami siap membantun diri kami untuk bangsa, kami pemuda siap berjuang dan mengabdi untuk bangsa Indonesia,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa bapak Arifin Jayadiningrat, juga memberi kata sambutan.

"Saya ucapkan terimakasih kepada pemuda-pemudi yang telah hadir dalam acara ini, lebih muda adalah adik saya, apabila dia tua dari kita itu adalah abang saya, apabila kecil dari kita maka itu anak saya. Inspirasi dari benak pikiran kita, pemimpin kita sekarang adalah pemuda ketika dulunya,maka dari itu pemuda sekarang akan menjadi pemimpin hari esoknya. Dan aksi peduli bangsa adalah untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa saya mengabdi dalam dunia sosial dan saya tidak mengikuti dalam perpolitikan, aksi peduli bangsa bukan di Sumbar saja tapi di seluruh Indonesia,"papar Arfin Jayaningrat pada acara tersebut.

Wakil Gubernur juga memberikan kata sambutan dalam kegiatan pemuda saat ini dan sangat medukung sekali.

"Pertama sekali kita panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa karena sudah berikan kesehatan dan Rahmat dalam acara ini, Yang kami hormati para tamu undangan dan kami banggakan untuk mahasiswa/i yang Cintai, pada tanggal 28 Oktober hari sumpah pemuda ini adalah hari ananda semua. Untuk Wilayah terbelakang di Sumbar diantaranya Mentawai, Solok Selatan dan Pasaman barat perlu kita perhatikan, di daerah Mentawai saya membuat kerangka kerja agar Mentawai tidak tertinggal dengan terutama membuat Trans Mentawai, merupakan transportasi antara padang dan Mentawai, mudah-mudahan pada tahun 2019 sudah siap untuk pelabuhan serta komunikasi,"ujar Wagub Nasrul Abit dalam acara tersebut. 

Nasrul Abit juga menyampaikan berbagai hal tentang perkembangan serta keterbelakang beberapa wilayah yang ada di Sumbar.

"Untuk Wilayah terbelakang di Sumbar diantaranya Mentawai, Solok Selatan dan Pasaman barat perlu kita perhatikan, di daerah Mentawai Saya membuat kerangka kerja agar Mentawai tidak tertinggal dengan terutama membuat Trans Mentawai, merupakan transportasi antara padang dan Mentawai, mudah-mudahan pada tahun 2019 sudah siap untuk pelabuhan serta komunikasi,"papar Wagub Nsrul Abit lagi.

Wagub juga menuturkan serta mempertegas tentang program pembangunan dan peningkatan kesjahteraan bebrapa wilayah yang jadi perhatian Pemprov Sumbar.

"Dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Mentawai serta menghidupkan perekonomian Mentawai maka dari itu kita harus bersatu, untuk Mentawai sejajar dengan daerah di Sumbar. Daerah kita adalah daerah bencana kita juga ngeri sekali seperti palu kita daerah punya pontesi seperti itu, kita harus menyikapi dengan positif masalah bencana,"imbuh Nasrul Abit.

Dalam kesempatan itu, Nasrul juga mempertegas tentang bahaya dari nakorba dan LBGT yang mulai marak diera sekarang.

"Orang yang sukses adalah orang yang bertanggung jawab dan mempunyai tantangan jatuh bangun, jatuh bangun, Didalam kuliah harus sungguh-sungguh untuk masa depan anda untuk menunjang karir masa depan anda, dan jadilah diri anda sendiri, Ananda mahasiswa/i generasi muda janganlah diri kita dirusak oleh narkoba dan dibunuh oleh LGBT, sekarang ini LGBT yang mendominan dari pada Narkoba,"ujar Nasrul Abit mengakhirinya.

Danrem032/Wbr, Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P., sebagai narasumber juga menyampaikan materi serta Diskusi Panel dengan para narasumber lainnya.

"Sebelum saya berdinas disini saya sebelumnya berdinas di Pamtas irian dan Timor-Timur pengalaman meliter saya ini menjadikan motivasi pemuda zaman now, saya akan memperkenalkan diri, marilah kita yel-yel apabila saya berkata "Hidup pemuda" anda semua menjawab "Harapan bangsa,"ujar Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P. dalam acara tersebut dengan semangat.

Danrem juga sangat bangga terhadap semangat yang dipunyai oleh para pemuda yang nantinya yang akan memimpin negara ini serta bersemangat dan juga mengenai pengalaman di Timika.

"Saya dengan Wakil Gubernur konsen terhadap Mentawai dalam pembangunan saat ini, dengan tema yang saya sampaikan bangkit Mentawai, pada 5 s.d 10 tahun kedepan Mentawai akan berkembang, saya mengajak mahasiswa Indonesia untuk maju. Selama saya ke Mentawai banyak sekali pulau-pulau Serta tantangan di Mentawai yaitu daerah tertinggal dan rawan bencana, saya rasa kehidupan di Mentawai hampir sama pada saat saya di Timika, tantangan di Mentawai adalah motivator untuk adik-adik kedepannya,"ungkap Danrem.

Danrem juga menceritatentang perihal tentang rencana pembangunan Mentawai dan hal itu di utarakan pada Kasad beberapa waktu lalu.

"Pemerintah pusat sangat konsisten dalam perkembangan di Mentawai dengan pembuatan dermaga di Seberut seluas lebih kurang 5 hektar yang sudah bernegosiasi dengan pemda setempat serta pembangunan Trans Mentawai. Mari kita kembangkan perekonomian serta ekosistem di Mentawai, maka dari itu kita pantas untuk meningkatkan kepedulian Mentawai, adapun penyampaian Kasad kepada saya pada waktu itu yaitu "perhatikan anak-anak Mentawai", untuk adik-adik mahasiswa saya berpesan pertajam ilmu masing-masing serta skil (kempuan) anda yang profesional,"pungkas Danrem mengakhirinya. Fella


No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre