Breaking News

Diduga SPMK Diperjual Belikan Oleh Oknum Dinas Pendidikan?

Kab.Limapuluh Kota(Sumbar),FN - Bisik-bisik beberapa Rekanan  kini mulai mencuat dan sudah menjadi Rahasia umum dilingkungan Dinas Pendidikan Kab. Limapuluh Kota. Sebagian masih ada yang belum mau membuka apa persoalan yang sebenarnya, namun beberapa Rekanan sudah lantang menyampaikan pada Media ini.

Dari laporan beberapa Rekanan yang disampaikan pada Figurnews mengenai adanya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) yang diduga rangkap dua (Dobel). Contoh, kata Rekanan itu” Saya sudah diberi SPMK oleh Kabid Dikdas Alfizal, M.Pd, namun ketika saya mengajak tim pemancangan untuk pekerjaan tersebut.

Tim pemancang mengatakan, berbagai persoalan dalam pelaksanaan pengerjaan proyek ini.

"Bahwa dilokasi tersebut sudah ada rekanan lain yang bekerja,"ungkap rekanan itu menirukan.

Masih dari Rekanan itu, Saya kira SPMK itu adalah sehelai surat yang sangat Sakti, namun tak tahunya surat tersebut tidak berlaku alias palsu, lanjut rekanan itu.

"Kenapa saya bilang Palsu katanya menambahkan, Surat  Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang sudah ditanda tangani kabid dikdas yang langsung bertindak sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) ternyata sudah ada Rekanan yang lain mengerjakan pekerjaan tersebut,"ungkapnya dengan nada yang agak tinggi.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu Rekanan yang lain yang dengan sengaja menemui Figurnews.

"Masih ingat abang waktu saya diberi proyek oleh Kabid Dikdas? Sekarang proyek tersebut sudah dikerjakan oleh CV yang lain. Namun ketika saya konfirmasikan melalui telpon ke Kabid Alfizal tersebut, dia malah membentak saya kata rekanan itu menirukan. Jadi saya mohon bantuan abang kalau dia (Alfizal) tidak mau mencarikan jalan keluarnya,"kata Rindu nama samaran pada Figurnews.

Alfizal, Kabid Dikdas saat dikonfirmasikan hal tersebut (9/72018)  melalui telpon seluler mengatakan,” Itu yang dempet/dobel sudah ditarik kembali. SPMK yang satunya lagi kita batalkan, ucap Alfizal lagi. Ketika ditanyakan pda Alfizal, apakah Rekanan itu tidak dicarikan kerja yang lain, sebagai pengganti atas kesalahan Oknum Dinas? "Dia (Rekanan) itu kan melapor pada Media bukan pada saya kata kabid Dikdas,"menambahkan.
Indrawati  S,Pd Kepala Dinas Pendidikan Kab.Limapuluh Kota saat dikonfirmasikan melalui WhatsApp (9/7/2018) mengenai dugaan SPMK dobel di beberapa item pekerjaan mengatakan, “Ww.....dimana yang ada dobel SPMK nya. Ibuk belum mengetahuinya dan melihatnya.... mohon informasinya... tks. Ibuk kini sedang rapat sama pak Bupati. Biar nanti ibuk tanya ke Sarnen/Kabid.... atau bsa langsung tanyakan ke Kabid / Sarnen biar jelas,"kata Kadis menutup pembicaraan.

Yang menjadi pertanyaan, kenapa SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) bisa sampai Dobel?  Kalau dikatakan sebagai kesalahan yang kecil, rasanya kurang Wajar, sebab SPMK yang diduga dobel ini ada dibeberapa pekerjaan. Bukan satu atau dua, Namun ini terjadi di beberapa pekerjaan.

Dari laporan rekanan tadi, masih ada lagi yang SPMK nya sama namun mereka tidak mau mengungkap ini.

Apakah di Bidang Dikdas tersebut sudah terjadi tender kecil-kecilan, siapa yang berani memberikan Simelekete lebih tinggi? Mungkin dalam hal ini pihak yang terkait agar menindak lanjuti persoalan yang mengapung kepermukaan ini.  (FN 053)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre