Breaking News

Jalan Berlobang Nyawapun Melayang, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Salah satu korban kecelakaan yang tewas, akibat teperosok dalam lubang menganga ditengah jalan, tanpa ditandai rambu-rambu jalan.

Kab. Limapuluh Kota(Sumbar),FN - Satu lagi pengguna jalan terperosok masuk lobang menganga dibadan jalan Lintas Sumbar-Riau yang terletak dibatas kota Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota.

Namun kenyataan lobang tersebut, kali ini memakan korban pengendara sepeda motor yang melintas di jalan tersebut, Minggu 24 Juni 2018.

Akibatnya korban tersebut jatuh dari motor dan mengalami kritis. Karena kondisinya sangat kritis, korban pun dilarikan ke Rumah Sakit.

Pasalnya, setelah dilarikan ke Rumah Sakit, anak dari pengendara sepeda motor tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Sangat disayangkan, kejadian ini disaat arus Mudik Lebaran sedang ramai-ramainya kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Menurut cerita dari keluarga korban, sebut saja (Y) pengendara sepeda motor yang membonceng anaknya berinisial (A) pulang  berlebaran dari Barulak menuju Kota Payakumbuh. Namun naas tak dapat ditolak, sesampai di Jorong Piladang (Y) tidak melihat adanya lobang di badan jalan yang ditempuhnya.

Karena dilokasi lobang tersebut juga tidak adanya rambu-rambu atau aba-aba adanya jalan yang berlobang. Sehingga kendaraan roda dua yang mereka kendarai masuk dalam lubang tersebut, hingga membuat Ibu dan anak itu terpental beberapa meter.

Dari penuturan warga setempat yang dihimpun Figurnews, dulu disitu memang ada kayu melintang didekat dilobang tersebut,Namun beberapa hari terakhir ini kayu tersebut sudah tidak ada lagi.

Dilobang tersebut memang sudah banyak pengguna jalan yang terperosok dan terjatuh, baik itu sepeda motor atau mobil, kata warga pada media ini.

Kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi, pasalnya dibulan ramadhan kemarin, saya melihat adanya salah perusahaan yang melakukan rehab jalan.

"Kenapa lobang tersebut tetap dibiarkan dan tidak diberi aspal seperti yang lainnya. Padahal ruas jalan yang yang direhab tersebut sama ruasnya dengan lobang menganga tersebut,"kata warga itu menambahkan.

Yang jadi pertanyaan, kenapa jalan tersebut dibiarkan menganga begitu lama, kalau memang adanya perbaikan / rehab jalan, kenapa lobang tersebut tidak ditimbun dengan aspal? Apakah penyebab Wafatnya (A) disebabkan oleh kelalaian dari perusahaan tersebut?   (F 053)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre