Breaking News

Wawako Sempat Viral Beberapa Saat, Kini Lenyap Tak berbekas?

Payakumbuh (Sumbar)FN -  Runmor yang berkembang dikalangan masyarakat kota Payakumbuh yang mana  sempat jadi heboh,  yang mana Wakil Walikota Payakumbuh berinsial EY diduga berselingkuh dengan salah seorang wanita yang sempat Viral beberapa hari yang lalu di Medso (Media Sosial). Benar atau tidaknya persoalan ini,  yang jelas sudah melukai perasaan masyarakat yang sudah membaca berita tersebut.

 Kalau memang tidak melakukan apa-apa kenapa (EY) selaku Pejabat Tertinggi di kota ini hanya diam dan tidak melaporkan (IS) kepihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik? Dan kalau benar (EY) diduga telah melakukan perbuatan Itu, apa pula resiko yang harus ditanggung (EY)?

Kejadian berawal (27/12/2017) yang lalu, pada saat itu salah seorang wartawan merayakan 1 tahun pertemanannya di Facebook dengan Wakil Walikota Payakumbuh. Selang beberapa lama muncul salah seorang yang bernama Irfan Sagi yang secara terang-terangan mencaci maki Erwin Yunaz dengan kata-kata yang tidak pantas untuk didengar. Bahkan Irfan Sagi secara terang-terangan pula menantang Erwin Yunaz untuk berduel, tulis Irfan Sagi dikomentar Facebook tersebut.

Padahal perkataan yang tidak menyenangkan didepan umum melalui Media Sosial Itu bisa dijerat dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang  ITE (Informasi Dan Transaksi Elektronik) dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku dinegara Republik Indonesia Ini.

Beberapa saat setelah kejadian itu, sontak dikalangan masyarakat dan Insan Pers Kota Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota Jadi ribut, ”Bagaikan Petir Disiang Hari” begitulah perumpamaannya, kata salah seorang wartawan pada Figurnews.com. Memang sempat muncul pemberitaan tersebut dibeberapa media Online, namun setelah Wakil Walikota Payakumbuh melakukan pertemuan dengan awak media (5/1/2018) disuatu tempat. Setelah hasil pertemuan tersebut, pemberitaan Itu langsung hilang dan lenyap ditelan hiruk pikuk dan lalu lalang kendaraan di Kota Payakumbuh.
Kalau kita kutip pembicaraan Wakil Walikota di You Tube yang berbicara dihadapan awak media tersebut mengatakan,masalah itu telah selesai.

 “Pemberitaan dimedia Itu sudah sama-sama kita lihat, sama-sama kita baca dan sudah ada konfirmasi dari penulis berita dan Alhamdulillah itu mungkin kita bisa menyikapi bahwa itu sudah selesai.  Saya tanpa harus bicara ini Itu mereka sendiri yang mengkonfirmasi bahwa ini sudah selesai, saya rasa Itu adalah jawaban yang terbaik. Persoalan Ini jadi pelajaran bagi kami, pribadi bagaimana menyikapi  komunikasi,” Kata (EY) pada Media.

Dt.Parmato Alam selaku Ketua DPRD Kota Payakumbuh waktu dikonfirmasi (5/1) melalui WhatsApp tidak mau membalas, padahal WhatsApp yang ditujukan padanya telah dibuka.

Dt Monti selaku Anggota DPRD dan sekaligus Wakil dari masyarakat Kota Payakumbuh ketika Figurnews.com (7/1/2018) Siang, memintai konfirmasi sekaitan yang ribut akhir-akhir ini, melalui WhatsApp ”Maaf ya kawan tentang berita yang beredar dan santer sekarang ini..Jujur sajalah saya NO COMENT Kawan” Jawab Dt.Monti.

Namun ketika ditanyakan lagi pda Dt.Monti mengenai, komentar ini bukan dari seorang Datuak, namun komentar dari Wakil masyarakat Kota Payakumbuh.

“Iya Kawan. Saya Paham... Tapi Itulah Kawan... Minta Maaf Sajalah Saya Pada Kawan, Terima Kasih Atas Perhatian Kawan... Maaf,” Jawab Dt Monti menambahkan.

Chandra Setipon Anggota DPRD Kota Payakumbuh saat Figurnews.com meminta konfirmasi melalui WhatsApp Minggu (7/1/2018).

“Saya tidak tahu persis masalahnya. Tapi saya lihat dan saya baca di Medsos(Media Sosial) Pak Wawa sudah memberik keterangan kalau masalah itu sudah selesai. Termasuk yang bersangkutan telah pula menjelaskan kalau itu salah paham.. Mudah-mudahan Ini memang sudah selesai,tidak ada riak Lagi,” Katanya pada Figurnews.com.

Kalau kita lihat perkembangan terakhir, sudah sepantasnya DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Payakumbuh memanggil (EY) dan meminta keterangan agar semua menjadi terang benderang. Kalau DPRD tidak memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan sekaitan tuduhan tersebut,  sudah tentu Anggapan masyarakat kepada Pemimpinnya menjadi beragam dan tidak bisa menerima begitu saja. Cuma yang jadi pertanyaan besar bagi kita semua, apakah DPRD berani memanggil yang bersangkutan? Sudah dapat dibayangkan, contohnya,Waktu Figurnews.com meminta konfirmasi Ke beberapa Anggota DPRD pun terkesan tutup mulut. Apa persoalan ini memang sengaja didiamkan?  (F.053)



No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre