Breaking News

Sungguh Ironis, Honor Garin dan Guru TPA/MDA di Kabupaten Limapuluh Kota Belum Terima

Kabupaten Limapuluh Kota(Sumbar), FN - Menyikapi berbagai polemik dikalangan masyarakat yang berkembang akhir-akhir ini dan dari hasil penelusuran Media Figurnews.com dilapangan. Hal ini sekaitan tentang ada dugaan honor para Garin dan Guru TPA/MDA belum juga diterima hingga saat ini. Sungguh ironis, honor Garin dan Guru TPA/MDA di Kabupaten Limapuluh Kota belum diberikan. Dan sampai saat berita ini diturunkan serta berdasarkan  informasi dari Guru TPA untuk tahun 2017 ini belum ada dana bantuan Garin dan Guru TPA yang dikucurkan.

Memang jumlah yang akan diterima setiap bulannya tidak seberapa, namun kalau memang itu sudah menjadi hak mereka kenapa masih ditahan-tahan. Minimalnya itu bisa dijadikan penambah biaya hidup mereka(Garin dan Guru-Guru TPA/MDA) di Kabupaten Limapuluh Kota ini. Dengan memberikan dana itu sesuai dengan juknisnya, sudah barang pasti akan memotivasi buat garin dan guru-guru TPA tersebut untuk giat dalam melakukan tugas dan fungsinya masing-masing.

Namun ketika media ini mengkonfirmasikan pada salah seorang Guru TPA mengenai honor yang seharusnya mereka terima.

“Pada tahun 2016 yang lalu kami memang cuma menerima sekali juga, namun pembayaran itu di 3 bulan pertama. Kalau untuk tahun 2017 ini kami belum menerima sama sekali. Namun entah apa penyebabnya dana itu sampai sekarang belum keluar saya tidak tahu,”ungkap guru TPA tersebut pada Figurnews.com.

Sementara itu, Figurnews.com juga mencoba konfirmasikan pada salah satu anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Wardi Munir melalui Whatsap (7/7) beberapa bulan yang lalu.

Dana untuk pengurus masjid tidak ada dianggarkan, yang ada dianggarkan hanya bantuan untuk masjid yang mengajukan proposal dan bantuan yang diserahkan kepada masjid yang mendapat kunjungan tim Safari Ramadhan. Sementara itu, bantuan untuk garin masjid dianggarkan bersamaan dengan bantuan untuk guru-guru TPA/MDA. Kalau untuk besaran anggaran tersebut sebaiknya di cek ke DPPKAD. Tapi Juknisnya sudah menjadi kewenangan Kesra. Kalau dalam Bentuk Bantuan Keuangan pada tahun-tahun yang lalu dicairkan setiap 4 bulan sekali, ujar Wardi Munir menambahkan.

Hal senada juga dilontarkan oleh Bahrul Edial anggota DPRD dari Fraksi PAN (8/7) pada beberapa bulan yang lalu.

Saya juga sudah mempertanyakan disidang dan besok juga akan saya tanyakan kembali. Beberapa waktu yang lalu, memang sudah ada garin yang mempertanyakan dana itu kepada saya.  Harusnya dana itu sudah 2 bulan yang lalu dibagikan, kalau saya tidak salah dana itu dibagikan sekali 4 bulan. Mungkin bagi orang lain dana itu hanya sedikit, namun bagi saya itu sudah termasuk banyak, kata Bahrul menambahkan.

Buya Feri Panggilan akrab Wakil Bupati Limapuluh Kota ketika ditanyakan (6/7) mengenai berapa dianggarkan untuk garin dan guru TPA melalui pesan Whatsap. mengatakan, ada Rp. 60.000,-/orang/bulan.

Ketika ditanyakan apakah dana itu sudah cair?  

“Belum...!” jawab Buya Fery

Namun ketika ditanyakan apakah ada masalah kenapa belum cair?

“Tidak ada masalah…! jawab buya lagi.

Namun ketika ditanyakan kalau tidak ada masalah kenapa sampai saat ini belum cair?

 Buya Fery tidak memberi jawaban sampai saat ini.  

Arwital, Kabag Kesra waktu dihubungi (7/7) melalui ponsel mengatakan, Maaf Saya dalam perjalanan dari Padang menuju Payakumbuh dan lagi sedang nyetir mobil.

Sesuai dengan aliran Kas di DPA kita, maka Honor Garin dan Guru-guru ngaji tersebut di bayarkan bulan November. Kalau sekali 4 bulan, kasihan kita yang guru yang menerima. Jumlahnya Cuma Rp.700.000,-/orang dipotong pajak. Jadi pada bulan November kita bayarkan sekaligus. Untuk Honor tahun 2017 sebanyak Rp,-60.000,-/orang setahun Rp,-700.000,-/orang.”terang Arwital.

Karena, hingga Bulan Desember belum Juga nampak tanda-tanda akan cair honor garin dan guru-guru tersebut, Figurnews.com mencoba lagi hubungi Arwital Kabag Kesra melalui handphone (3/12) pagi.

“Aliran Kas kita sesuai dengan SPJ dan kita sudah ajukan ke Bupati, mungkin pertengahan Desember Dana tersebut akan cair.ujar Arwital.

Ditanyakan lagi pada Arwital berapa Garin/ guru-guru ngaji yang terdaftar di kabupaten?

 “Diseluruh kabupaten Limapuluh Kota ini Garin dan Guru TPA/MDA sebanyak lebih kurang sekitar 2500 orang, jawab Arwital pada Figurnews.com.

Kenapa Pemda Kabupaten Limapuluh Kota belum juga mencairkan, padahal beberapa bulan yang lalu Arwital sebagai Kabag Kesra mengatakan akan dibayarkan pada bulan November.  Sekarang Arwital mengatakan akan cair pada pertengahan bulan Desember tahun ini.

Dari runutan diatas, seharus hak mereka harus secepatnya diberikan, pada hal mereka sangat butuh. Namun kenyataan mereka masih menunggu kepastian tentang hak mereka. Dalam hal ini, seolah mereka saling melemparkan tanggung jawab. Dan juga ucapan dari Arwital sebagai Kabag Kesra apa bisa dipegang?  (FN 053)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre