Breaking News

Komisi II DPRD Sumbar Dengan Mitra Kerja Melakukan Pembahasan Lanjut RZWP3K

Padang(Sumbar),FN - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Sumatera Barat(Sumbar) melakukan pembahasan lanjutan Ranperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Sumatera Barat,Kamis(14/12/2017) jam 10.00 Wib. Rapat berlangsung diruangan khusus II di DPRD Sumbar yang dihadiri mitra kerja dari OPD dan termasuk Daerah yang berhubungan langsung zonasi tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar, Yuliarman minta kepada beberapa mitra kerjanya menyampaikan masukan dalam mempertajam Ranperda Zonasi Pesisir Pantai dan Pulau - pulau kecil di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan  Hendri Oktavia minta penjelasan tentang Ranperda tersebut apa tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan. Hal itu sekaitan tentang keberadaan hutan lindung yang berada dipulau-pulau kecil di Sumbar.

Beberapa OPD juga minta pendapat berbagai hal tentang RZWP3K termasuk batas - batasnya. Salah satunya keberadaan beberapa hutan lindung termasuk hutan bakau dipesisir pantai dan pulau - pulau kecil.

Penetapan kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bertujuan untuk memberikan kepastian hukum serta mendapatkan dukungan dan pengakuan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan. salah satu dukungan penting di dalam rangka penetapan kawasan adalah adanya data yang memuat batas dan zonasi kawasan yang tertata sesuai dengan fungsi dan peruntukannya serta dapat diketahui dengan baik dan mudah oleh seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait.

Dalam upaya mendukung penetapan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil, maka diperlukan suatu Petunjuk teknis yang mengatur tata cara penataan batas kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil yang secara teknis mudah dipahami dan dilaksanakan di lapangan yang merupakan terjemahan secara teknis dari mandat dan ketentuan pasal 19 ayat (3) Peraturan Meteri KP nomor Per.02/Men 2009 tentang Tata Cara Penetapan Kawasan Konservasi Perairan.

Petunjuk teknis ini diharapkan menjadi acuan teknis dalam pengelolaan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil dalam menentukan batas dan zonasi kawasan, baik batas luar kawasan maupun batas masing – masing zona di dalam kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil.akhirnya, saya mengucapkan syukur alhamdulillah atas terselesaikannya petunjuk teknis ini. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan petunjuk teknis ini. semoga Petunjuk Teknis Penataan batas

Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil ini dapat memberikan informasi yang cukup akomodatif serta memberikan kemudahan bagi semua pihak dalam melakukan upaya penataan batas kawasan sebagai tindaklanjut dari penetapan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil yang pada akhirnya mendorong pengelolaan efektif kawasan konservasi untuk kesejahteraan masyarakat. (*)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre