Breaking News

Jalan Tembus Nipah-Teluk Bayur Dibangun Dinas PUPR Sumbar, Merupakan Akses Penunjang Wisata di Gunung Padang

Padang(Sumbar),FN - Apa yang diimpikan selama ini menjadi kenyataan, yang mana Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) telah mulai membangun jalan pantai yang menghubungkan Pelabuhan Teluk Bayur menuju ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumbar, salah satu akses jalan yang menjadi prioritas adalah melalui jalur pantai ini, yakni jalan penghubung Nipah-Teluk Bayur Kota Padang.

Saat ini, pekerjaannya terus dikebut dengan menganggarkan dana sebesar Rp 13 Miliar lebih yang dialokasikan pengerjaan jalan alternatif  itu ditarget siap tahun ini. Seperti diketahui pengerjaan Nipah-Teluk Bayur sepanjang 7 kilometer yang dimulai semenjak 1990 silam direncanakan sebagai kawasan wisata yang juga sebagai jalur alternatif untuk pemecah macet kawasan Teluk Bayur selama ini.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat, Ir. Fathol Bari, mengatakan, pengerjaan jalan Nipah-Teluk Bayur telah mulai dikerjakan. Bahkan pengerjaannya telah dilakukan semenjak bulan Juli yang lalu.

“Kita menginginkan pekerjaan cepat diselesaikan,” ujarnya pada Figurnews.com.

Sumber anggaran untuk proyek ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan besaran Rp 13 Miliar dengan panjang pengerjaan lebih kurang 7 Kilometer.

 “Jalan ini memiliki arti penting dan menjadi proyek strategis Pemprov Sumbar. Keberadaannya dapat menjadi jalan pembuka pengembangan wilayah Kota Padang,” terang Fathol.


Pembangunan jalan Nipah -Teluk Bayur ini diharapkan juga menjadi pendukung bagi rencana Pemerintah kota Padang untuk menjadikan Gunung Padang menjadi kawasan wisata terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas penginapan, lapangan golf, pemugaran kota tua dan pemugaran kawasan Muaro Pantai Padang menjadi pelabuhan.

Dalam perjalanannya proyek ini sempat tersendat dengan persoalan lahan berupa tanah makam yang terkena imbas proyek ini. Sehingga membutuhkan waktu untuk mengganti rugi setiap makam yang terkena proyek ini.
  
Setidaknya ada ratusan makam dari warga Tionghoa dan 1.000 warga muslimyang harus dipindahkan demi kelancaran proyek ini.

 “Kita berharap dengan adanya akses jalan ini Kota Padang bisa berkembang, terutama di kawasan Gunung Padang. Nanti objek wisata yang ada disepanjang jalur ini akan ramai dikunjung masyarakat, mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara,” jelas Fathol.

Tak hanya itu, ruas jalan ini juga menjadi salah satu jalur pariwisata di samping penunjang kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu belum dapat ditentukan apakah jalan ini masuk kategori jalan provinsi atau jalan kota. Namun hal itu tergantung dari kebijak dari mereka dalam menunjang perekonomian masyarakat khususnya kota Padang. Dengan selesai proyek pengerjaan ini akan meningkatkan dunia pariwisata dikota Padang. (**Adv)



Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre