Breaking News

Bantuan Untuk Bencana Banjir Bandang Kab. Solok, Apa Benar Tidak Tersalurkan?

Kabupaten Solok(Sumbar),FN - Pasca banjir bandang yang dialami masyarakat nagari guguak sarai membuat mereka sangat membutuhkan sembako untuk dikosumsi. Salah satunya adalah berupa makanan instan dan juga makanan untuk bayi. Karena kepedulian dari beberapa donator maupun dari pihak lain, memberi bantuan.

Dari PLN dan BRI menurunkan bantuan berupa sembako khusus untuk Nagari Guguak Sarai, namun ketika akan dibagikan pada masyarakat terjadi kericuhan. Hal ini disebabkan tidak meratanya para korban bencana banjir menerimanya. Bahkan seolah-olah pihak pemerintah tidak mengkoordinir bantuan tersebut.

Dari pantauan dilapangan, banyak para korban bencana banjir bandang tidak menerima, yang mana bantuan sembako tersebut memang diperuntukan buat mereka. Para masyarakat yang kena musibah sangat kecewa kepada pemerintah kabupaten Solok.

Sementara itu para pemuka masyarakat Acin dan Ewa menjelaskan pada Figurnews.com tentang tidak meratanya  bantuan yang disalurkan pada mereka. Lebih lanjut Acin mengatakan, sebaiknya bantuan tersebut diberikan bagi mereka yang berhak atau melalui kelompok Dasawisma dan Posyandu yang berada dinagari tersebut.

“Hendaknya bantuan tersebut diberikan kepada mereka yang berhak dan sesuai kelompok,”ungkap Acin pada Figurnews.com.

Namun ketika disinggung mengenai bantuan tersebut yang diberikan oleh PLN dan BRI untuk mereka, apa benar-benar mereka yang jadi korban..?

“Itulah yang terjadi di Guguak Sarai, yang mana bantuan tersebut langsung dikelola pemerintah nagari, sehingga pembagian sembako banyak terjadi penyimpangan. Dan inilah terjadi penyimpang yang membuat kami dan pihak pemerintah nagari terjadi kesalah pahaman,” tambahnya lagi.


Bukan itu saja, bantuan dari Padang yang diberikan kepada masyarakat yang jadi korban bencana banjir bandang pada Rabu (13/12/2017) sempat terjadi kericuhan. Hal ini disebabkan tidak merata pembagiannya pada mereka. Bahkan ada dugaan Pemerintah Kabupaten Solok hanya mengambil momentum saja dari kegiatan tersebut. Dan seolah-olah mereka peduli terhadap masyarakat, pada hal yang terjadi bertolak belakang dengan keadaan sebenarnya.

Sementara itu Kepala Dinas SOSNAKER Kab. Solok, Raflis ketika dihubungi media ini di kantornya mengatakan, bahwa bantuan dari Pemkab. Solok baru dapat disalurkan pada hari Kamis(22/12/2017), sedangkan dari BPBD Sumbar akan disalurkan besok Sabtu tanggal 16 Desember besok. Wali Nagari Guguak Sarai Kecamatan IX Koto Sungai Lasi yang wilayahnya paling parah mengalami kerusakan sangat menyesalkan lambannya penanganan dari Pemkab. Solok.  Dalam hal ini, hanya pihak Kepolisian Resort Kota Solok dan DAMKAR yang tampak aktif membantu masyarakat Membersihkan sisa-sisa puing yang ditinggalkan bencana Banjir Bandang.(Dahler)


       

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre