Breaking News

Anggota Aliansi Pecahan KK Sanggah Pernyataan Wali Nagari Tanjung Pauh

Kab. Limapuluh Kota (Sumbar), FN  -  Sekaitan Pemberitaan Figurnews.com beberapa waktu lalu mengenai Aliansi Pecahan Kepala Keluarga di Nagari Tanjung Pauh dan Tanjung Balit Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Ta bisa dibayangkan, kalau dulu satu rumah dihuni oleh satu keluarga, namu sekarang satu rumah dihuni 3 Sampai 4 kepala keluarga.  Pada hal, Gubernur pada waktu itu telah membebaskan lahan ribuan hektar, namun sampai sekarang belum bisa mereka jadikan tempat pemukiman.

Apa yang kurang, kalau surat sudah dikirimkan oleh Aliansi Pecahan Kepala Keluarga keberbagai pihak. Mulai dari DPRD, Bupati, dan Gubernur Bahkan DPRRI, namun sampai hari Ini belum ada tanda-tanda akan dibahas persoalan yang berkembang ini.

Menyikapi komentar Wali Nagari beberapa hari yang lalu, salah satu anggota Aliansi berinisial I Yang dihunungi Figurnews.com melalui phonsel (18/12) malam membantah keras pernyataan Taufit. Js Wali Nagari Tanjung Pauh itu.

Memang Wali Nagari mengusulkan Pecahan KK tersebut dalam Musrembang Nagari, tapi kalau sudah membuat laporan Pecahan KK tadi akan hilang (ibaratnya, sekarang Nomor urut 1 , besok dalam laporan menjadi Nomor urut 9). Apalagi Seorang Taufit,Js yang sudah dua kali menjabat Wali Nagari Tanjung Pauh, seharusnya Pecahan KK ini menjadi prioritas yang utama..!!?, kata I pada Figurnews.com.

Namun ketika Figurnews.com menanyakan tentang ucapan dari awalinagari tersebut.

Kalau saya baca berita di Figurnews.com tempo hari, Wali Nagari Itu tidak mencerminkan seorang Pemimpin, seharusnya seorang Wali Nagari harus tanggap menyikapi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, ini malah dia (Wali Nagari) berkomentar seperti Itu,” kata I menambahkan.

Lokasi pembebasan lahan yang tertinggal lebih kurang 1900 Ha itu telah ditanami masyarakat Tanjung Pauh, kebanyakan dari keluarga Wali Nagari sendiri,” sebut I lagi.

Riko Febrianto Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Limapuluh Kota saat dihubungi Figurnews.com mengatakan, kalau masalah Pecahan Kepala Keluarga di Nagari Tanjung Pauh dan Tanjung Balit tersebut belum ada surat yang masuk ke kami. Mungkin surat tersebut masih berada di Ketua DPRD.

Dt. Sapar Ketua DPRD dikonfirmasikan melalui phonsel (18/12) mengenai surat yang dikirim Aliansi Pecahan Kepala Keluarga tersebut. Memang surat dari Aliansi Pecahan Kepala Keluarga itu sudah sampai ke DPRD, namun surat tersebut sedang kami pelajari.


Dalpe A mantan Wali Nagari Tanjung Pauh waktu dihubungi mengatakan, kalau saya hanya berharap pada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota  agar menindak lanjuti persolan ini. Kan kasihan kalau 1 rumah dihuni oleh 3 sampai 4 Kepala Keluarga, katanya Pada Figurnews.com (FN 053)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre