Breaking News

Kisruh Yang Terjadi Dikabupaten Limapuluh Kota, Membuat Masyarakat Geram…

                              
                 Apa Sudah Sepantasnya Dukun Gadang Turun Gunung...?

Kab. Limapuluh Kota(Sumbar), FN  -  Menyikapi gonjang-ganjing yang terjadi ditengah-tengah masyarakat akhir-akhir ini, hingga membuat sebagian kalangan menjadi risih. Apalagi melihat wakil-wakil mereka yang duduk di Kursi Empuk itu seakan-akan tak peduli dengan keadaan disekitarnya. Padahal mereka-mereka kan bisa memanggil untuk mendamaikan agar persoalan yang ada tidak melebar kemana-mana.

Akibatnya, seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan dampak yang ditimbulkan atas kegaduhan yang terjadi belakangan ini. Dari Kegaduhan ini, hingga membuat masyarakat membuat penafsiran-penafsiran yang berbeda. Ada yang merasa sedih, jengkel, marah, galau dan bahkan ada beberapa kalangan membuat mereka senang.

 Maka dari itu, Khairul Apit Walinagari Pandam Gadang atau yang lebih dikenal dengan julukan Dukun Gadang Pandam Gadang angkat Bicara.

“Berdasarka Hasil eksplorasi Meta Fisika, sangat diyakinkan bahwa di Gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) maupun Gedung Bupati kabupaten Limapuluh Kota ada semacam energi negatif yang tesembunyi disitu dan ini sangat berpotensi  dan sangat mempengaruhi ingatan dari pada orang-orang disitu, agar tidak lupa /Amnesia dengan janji-janji di Kampanye dulu.  Bagi yang mempunyai emosi agak rendah, agak lemah akan terpengaruh oleh energi negatif tersebut, namun bagi yang emosionalnnya kuat Insya Allah tidak apa-apa.. ,” Khairul Apit Walinagari Pandam Gadang atau dikenal dengan Dukun Gadang asal Nagari Pandam Gadang Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun ketika Figurnews.com juga menanyakan persoalan yang terjadi tidak sikronnya para pemimpin dikabupaten Limapuluh Kota.

Jadi ini Perlu sekiranya kita menyelamatkan kawan-kawan yang sedang bekerja disitu. Bagaimana agar dia mendapatkan nilai yang bagus dimata masyarakat. Intinya kawan-kawan di DPRD tetap mendapatkan simpati dari masyarakat. Dan dia mampu untuk melayani, menerima aspirasi dari masyarakat agar bisa diperjuangkan. Untuk itu kita harus melakukan tindakan, dengan cara proses Ritual di Gedung DPRD tersebut,” tuturnya pada Figurnews.com.

Untuk mengusir energi negatif di gedung itu, supaya terselamatkan semuanya. Kawan-kawan yang bekerja sebagai anggota DPRD maupun dikantor Bupati tersebut itupun selamat, dengan penilaian yang positif dari masyarakat, dan masyarakat pun juga bisa menikmati apa yang dirancang, apa yang diperjuangkan oleh kawan-kawan di DPRD maupun kawan-kawan yang bekerja dikantor Bupati itu bisa terwujud. Jadi masyarakat sebagai penikmat dan itu yang diharapkannya,” tambahnya lagi.

Dengan kejadian tersebut, langkah apa yang akan bapak lakukan tentang seputaran gedung tersebut.

Barang kali itu perlu kita turun kesitu untuk melakukan suatu proses ritual, seperti yang lazim dilakukan Dukun untuk mengusir mahkluk-makhluk halus yang bergentayangan  dikedua Gedung itu. Namun semua itu kalau ada izin dari Kawan-kawan yang bekerja di gedung itu, tapi kalau mereka tidak mau   ya, apa boleh buat. Kalau masalah biaya Proses Ritualnya sudah saya persiapkan dan itu sudah menjadi tanggung Jawab saya. Kita hanya bisa berdoa dan berharap agar Kabupaten Limapuluh Kota kedepan bisa damai, akur dan tidak adalagi gonjang-ganjing dikemudian hari,”ujar Kharul Apit mengakhirinya. (FN 053)




Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre