Breaking News

Berkat Kerjasama Polda Sumbar Dengan Bea Cukai Dan Kalapas, Berhasil Ungkap Jaringan Internasional

Padang(Sumbar),FN - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil mengungkap jaringan internasional dan  menangkap tiga tersangka yang diduga sebagai pengedar narkoba yaitu Y (28), R (37) dan SK (37)  bersama barang bukti 214 butir ekstasi.

"Berkat kerjasama dengan Bea Cukai  dan Kalapas, Polda Sumbar berhasil mengamankan ketiga pelaku bekerja sama untuk mengimpor pil ekstasi dari Belanda," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS di Padang,, Kamis (2/11) Jam 11.00 WIB.

Awal penangkapan ketiga pelaku berkat dari informasi dari masyarakat dan Bea Cukai yang menyebutkan ada narkoba jenis Ekstasi  dari Belanda yang masuk ke Kota Padang melalui Jakarta.

Dapat informasi tersebut pihak Polda Sumbar langsung melakukan penyelidikan dan mengirimkan petugas ke Jakarta untuk meningkuti barang tersebut.

"Kami melakukan penangkapan pelaku berinisial Y bersama barang bukti berupa 214 butir pil ekstasi dan satu paket narkoba bukan jenis tanaman di depan Rumah Sakit Siti Rahmah Jalan Bypass Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang pada Sabtu (28/10) sekitar pukul 16.30," ujarnya.

Pihaknya langsung menghimpun untuk melakukan penyelidikan dan ingin mengetahui kemana barang tersebut akan didistribusikan. Menurut pengakuan pelaku  Y barang tersebut akan dikirim kepada pelaku R dan SK warga binaan  yang berada di Lapas Klas II B Kota Pariaman.

Dari hasil pengembangan pelaku R dan SK ini, merupakan narapidana yang tengah menjalani hukuman kurungan dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

"Dengan informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Kakanwil Kemenkumham untuk menangkap kedua pelaku. Kami menangkap pelaku R dan SK pada Sabtu (28/10) sekitar pukul 23.00 WIB," sebutnya.

Ia juga mengatakan tersangka berinisial R akan memproduksi narkoba melalui produksi rumahan diwilayah Sumbar. Dan barang yang datang dari Belanda itu akan diracik oleh pelaku untuk menciptakan jenis narkoba baru.

"Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini dan menarik pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini," lanjutnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Pabean B Teluk Bayur Hilman Satria menyebutkan pengungkapan kasus ini merupakan sinergi dari Polda, Kemenkumham dan Bea Cukai yang berhasil menangkap ketiga pelaku.

"Kami mendeteksi ada pengiriman narkoba dari Belanda, setelah itu kami menghubungi Ditnarkoba Polda Sumbar untuk mengungkap kasus ini," kata Hilman.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sumbar Dwi Prasetyo mengatakan narkoba masuk ke lapas dengan berbagai cara seperti melempar melalui tembok lalu diamankan oleh petugas kebersihan atau disebut juga tamping.

"Kami berupaya untuk membersihkan lapas dari segala peredaran narkoba bahkan dalam beberapa waktu ke depan di Lapas Nusakambangan akan dibuat dengan pengamanan maksimal. Narapidana yang telah lama dan berulah akan dikirim ke sana," katanya dengan tegas. (YN)



No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre