Breaking News

Mengaku Dari Kejaksaan, Kepsek dan Guru ‘Ditodong’ Beli Buku berjudul Tipikor dan Stop Kekerasan Pada Anak


Kab.Limapuluh Kota(Sumbar), FN -  Kabar yang kurang sedap dari lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota mulai mencuat kepermukaan. Dengan mencuat persoalan ini dan terdengar hingga ketelinga orang-orang yang tuli. Bagimanapun cara menyimpannya, toh bau amisnya akan tercium juga. Rumor yang beredar tersebut gunjingan serta jadi perbincangan diwarung sambil minum ngopi dengan beberapa Kepsek Sekolah Dasar. Mungkin karena keasikan bercerita kesana-kemari, akhirnya terkuak juga yang sudah disimpan rapi beberapa bulan terakhir ini.

Pengadaan buku yang berjudul Tipikor dan Stop Kekerasan Pada Anak, seharga Rp.500.000,-/Buku dan itupun Wajib diambil. Dan itu atas perintah  UPT (Unit PelaksanaTeknis) Dinas Pendidikan Yang mengintruksikan kami untuk membelinya, sebagai Kepala Sekolah kami  tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Yang anehnya lagi tambah Kepsek tersebut, di buku tersebut tidak ada penerbitnya. Padahal buku tersebut merupakan kebutuhan untuk anak-anak belum bisa terpenuhi semuanya dan itu sudah pasti jauh lebih penting dari pada membeli buku itu.

Yang kurang mengenakkan telinga Media Figurnews.com, kepsek tadi menyebut-nyebut nama salah satu Instansi penting di daerah ini. Apa benar begitu kata media ini pada kepsek tesebut, yang berkaitan dengan dugaan pemaksaan tentang pembelian buku itu.

 “Memang itu yang dikatakan UPT pada saya, dan saya juga pernah menanyakan langsung ke Dinas Pendidikan dan mereka membenarkan tentang hal itu. Untuk pembayaran 2 buah buku tersebut terpaksa kami bayarkan melalui dari Dana BOS sebanyak satu Juta,”ujarnya pada Figurnews.com.

Namun ketika disinggung tentang hal itu dan apa diperbolehkan memakai Dana Bos untuk membeli buku tersebut.

Memang, dalam Juknis penggunaan Dana BOS bisa diambil sebagai Buku Referensi, namun kebutuhan anak sekolah jauh lebih penting, kata kepsek tersebut dengan sedikit agak gusar.

Beberapa UPT (Unit Pelaksana Teknis) Dinas Pendidikan waktu dihubungi Figurnews.com mengakui adanya buku-buku tersebut. Indrawati Plt Dinas Pendidikan waktu dihubungi melalui SMS(085374649XXX) (20/10) dengan menanyakan, “Siapa Nama Pengadaan buku Yang Berjudul Stop Kekerasan Pada Anak? , “Wass..Tidak Tahu Pula Ibuk Nama Panjangnya...soalnya waktu datang kekantor. Ibuk suruh langsung ke Sekolah/ UPT.... Pak UPT / Pak Oftidarwan mungkin tahu namanya... coba tanya, kata Plt Dinas Pendidikan Buk Indrawati pada Figurnews.com.

Oftidarwan waktu dihubungi  (081363361XXX) (21/10) mengatakan, pengadaan itu bernama Ujang tapi untuk lebih jelasnya nanti saya hubungi kembali, saya sekarang dalam perjalanan ke Painan katanya menambahkan.

Sekaitan hal tersebut dan juga disebut-sebut bahwa mereka mengakui berasal dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. Dan mereka memang diperbolehkan menjual buku ke sekolah-sekolah.

Namun ketika dikonfirmasi pada Kejaksaan Tinggi tentang ada dugaan melakukan atau rekomendasi tentang penjualan buku tersebut.

Hal itu dibantah keras, pihak kejaksaan tidak pernah melakukan atau merekomendasi penjualan buku kesekolah – sekolah.

“Kami tidak pernah melakukan penjualan buku yang bapak sebutkan dan itu berkemungkinan ada oknum yang mengaku dari Kejaksaan,”kata Yunelda, SH Kabag. Publikasi dan Informasi diruanganya Jumat(27/10) Jam 11.00 Wib.

Namun ketika media ini mempertanyakan tentang ada logo Kejaksaan yang terpasang mobil tersebut.

“Kalau hal itu bisa jadi menempelkan stiker kejaksaan dimobil dan stiker itu pun bisa dibuat, seperti Keluarga Besar Kejaksaan. Dan kami tidak pernah melakukan penjualan buku itu,dan mungkin oknum tersebut sengaja membawa Institusi kami,”pungkasnya pada Figurnews.com.

Dari runutan diatas tentang ada dugaan pemaksaan untuk membeli buku tersebut, hendaknya pihak berkewenangan atau berwajib untuk segera mengambil tindakan terhadap oknum tersebut. Kalau hal ini dibiarkan, akan berakibat fatal serta membuat resah para kepala sekolah dikabupaten Limapuluh Kota atau daerah lainnya di Sumatera Barat. (Tim)


No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre