Breaking News

‘TRIK JAHAT’ PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PROMOSI KAB. SOLOK

Kab.Solok(Sumbar), FN --- Berbagai trik jahat yang dimainkan rekanan untuk mendapatkan keuntungan dalam pekerjaan proyek. Melabrak aturan, mengurangi volume pekerjaan dan tak sesuai teknis spesifikasi juga dimainkan. Anehnya, semuanya itu berjalan mulus tanpa adanya pengawasan dan teguran pemilik proyek.

Kasus ini juga terjadi pada proyek pembangunan Gedung Promosi TA 2016 menggunakan dana APBD senilai Rp 1,745.678.000,00 miiyar di Kabupaten Solok. Yang dimenangkan oleh CV. BUANA KARYA dengan harga penawaran Rp 1,419.689.000,00 yang berkantor disimpang Rumbio Kota Solok. Soalnya, proyek yang dikerjakan selama 135 hari kalender tersebut sarat penyimpangan.

Telusuran media ini dibeberapa lokasi pekerjaan, terindikasi ada permainan, terutama pada yang tidak sesuai speck yang diminta dalam dokumen. Soalnya dana spesifikasi teknis atau bestek disebutkan folding gate namun yang dipasangan dengan dinding kaca. Dan begitu pula pelantaran parkir juga tidak sesuai speck, yang seharusnya dipasang paving blok namun ternyata yang dipasang hanya coran dan dibentuk menyerupai paving blok.                                                      

Sementara itu, plang nama juga tidak sesuai dengan speck, yang seharus berbahan plat stelis ukuran ketebalannya 1,4 mm namun kenyataan ditemukan berbahan seng plat warna. Dan juga bangunan yang baru siap tersebut juga mengalami retak - retak dan ada indikasi campuran semen dengan pasir tidak sesuai speck yang telah ditentukan dalam RAB.

Dari investigasi yang dilakukan modus yang dimainkan  CV. BUANA KARYA  , ada dugaan pihak kontrak melakukan maling volume dan ini sangat merugikan keuangan Negara. Bukan itu saja, dari pantauan dan beberapa narasumber menyebutkan bahwa perusahaan tersebut sering kong kalingkong dalam pengerjaannya. Dan ini dibuktikan ketika mengerjakan kolam dikota Solok dan kolam tersebut tidak bisa dimamfaatkan hingga saat ini.

Dilokasi lain, rekanan nakal itu, mengambil keuntungan yang cukup besar tentang pemasangan paving blok, namun kenyataan coran semen yang dibentuk seperti paving blok.

Maling volume ini, hamper terjadi dibeberapa titik, seperti pemasangan dinding mengalami retak yang cukup banyak, sehingga menghilangkan jejak maling volume tersebut.

Wajar saja, permainan yang dilakukan pembangunan Gedung Promosi pengawas  CV. BUANA KARYA  menuai hujatan dari berbagai kalangan, sebab proyek tersebut bernilai 1,7 milyar tersebut tak akan bertahan lama, sebab pengerjaannya tidak sesuai speck,dan dimainkan. Dan, jika hal ini dibiarkan maka bangunan tersebut akan cepat rusak dan  berumur pendek.

“Permainan  CV. BUANA KARYA sangat kentara sekali. Bayangkan saja, berapa volume yang dimainkan dan berapa hari kerja yang berkurang dalam mengurangi volume pekerjaan. Ya diperkirakan ratusan juta diraup kontraktor nakal tersebut dalam memainkan volume tersebut,” kata Fauzi Juanda LSM  Lembaga Pengawas Independen (LPI) TIPIKOR.

Fauzi juga mengatakan, poto pembangunan Gedung Promosi yang tidak sesuai speck, bisa menjadi bukti adanya mark up pekerjaan dalam proyek ini.

“Bukti ini akan kita lampirkan untuk melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Sumbar,” kata Fauzi Juanda.

Fauzi melaporkan kasus ini, bukan tanpa alasan, sebab dengan mengurangi volume pekerjaan, kuat dugaan korupsinya. Bahkan, Negara dirugikan miliyaran rupiah dalam pekerjaan proyek ini. Apalagi, katanya permainan tidak saja terjadi dalam pekerjaan, tapi juga saat lelang.

“Informasi yang saya dapat lelang juga dimainkan, sebab ada indikasi panitia sengaja mencari kesalahan rekanan penawar terendah untuk memenangkan CV. BUANA KARYA,” jelas Fauzi.

Atas dasar itulah, kita akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi, agar bisa diusut tuntas permainan lelang dan proyek pembangunan gedung promosi yang telah merugikan rekanan lain dan keuangan negara ini.

”Kita juga akan mengawal pekerjaan ini sampai selesai, sebab saya yakin permainan ini akan berlanjut pada lokasi lain,” janji Fauzi. (TIM-BS/NS)
           



No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre