Breaking News

Kapal Kmp Ambu – Ambu Berangkat Subuh, Diduga Bawa Alat Berat Kementawai…

Berbagai cara untuk mendapatkan segepok uang, konon hal itu terjadi dipelabuhan Bungus Teluk Kabung. Yang mana pihak ASDP tidak tegas terhadap prilaku yang jelas –jelas melakukan pelanggaran berat atau memang telah direstui…?

Padang ( Sumbar), FN --- Tepatnya Senin (12/6) jam 03.00 WIB, Kapal Penumpang Ambu-ambu milik ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Pelayaran ) bersandar di Pelabuhan Bungus Padang. Seharusnya kapal tersebut jadwal kedatangannya jam 06.00 WIB pagi, namun kenyataan pukul 03.00 WIB mulai bongkar sauh. Dengan kapal tersebut membuat masyarakat terheran-heran dan jadi pertanyaan, ada apa sebenarnya?  

Dari pantauan dilapangan, bahwa ada dugaan kapal tersebut berangkat dari Sikakap tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Menurut informasi yang diperoleh dilapangan, bahwa kapal tersebut akan memuat alat berat dan beberapa mobil termasuk barang. Dan kapal tersebut berangkat hari itu juga sekitar jam 05.00 WIB menuju Suhebi Siberut untuk kegiatan pembangunan daerah Mentawai.

“ Memang hebat ASDP, kapal baru masuk dan muat langsung berangkat, kami lihat hal ini seolah-olahnya dikondisikan atau memang mencari keuntungan,”ungkap Rudi pada Figurnews.com.

Kapal ambu – ambu itu kapal kormesil dan bukan kapal cateran, namun kapal tersebut telah menyalah aturan yang telah ditentukan. Yang lebih aneh lagi, yang mengnakodai kapal ambu – ambu kapal tersebut bukan Kapten Budi, melainkan Kaptenya Asmadi. Tapi kenyataannya Kapten Budi yang membawa kapal Kmp Ambu – ambu yang mana selama ini membawa kapal Gambolo. Dan kenapa Budi meninggalkan Kmp Gambolo yang sedang belayar ditinggalkan ?

Dari narasumber yang bisa dipercaya, bahwa kapal Ambu-ambu tersebut dicarter oleh seorang pemenang tender dipulau tersebut. Menurut jadwal line yang ditempati oleh kapal ambu-ambu ini adalah Sikakap Mentawai sedangkan pulau Siberut ditempati kapal Kmp Gambolo.

Seharusnya kapal tersebut tidak boleh berangkat, karena hari ini Senin (12/6) kapal Ambu-ambu tersebut istirahat dan boleh berangkat hari Selasa (13/6) Jam 17.00 WIB, dari Padang menuju Sikakap.
     
Yang lebih menyalahi lagi, Kmp Ambu-ambu tersebut berangkat tanpa dilengkapi surat keterangan dari pihak terkait seperti Sahbandar, KPLP dan instansi terkait lainnya. Sekaitan persoalan ini, masyarakat Sikakap  Mentawai dikarenakan kmp Ambu –ambu lebih cepat berangkatnya dari Sikakap menuju Padang dari jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu kita belum tahu nasib para pnumpang kapal kmp Gambolo yang diberangkatkan  dari  Padang menuju Tuapejat  Mentawai, Sabtu (10/6) jam 19.00 WIB, tampa ada nahkodanya alias kapten Budi. Apa yang dilakukan Budi itu sangat fatal akibatnya, jika terjadi kecelakaan siapa yang bertanggung jawab…?

Namun ketika dikonfirmasi pada Bapak Alex sebagai pimpinan lapangan atau Supervisor tentang jadwal kapal yang tidak sesuai lagi termasuk keberangkatan kapal Kmp Ambu-ambu via hp 081363296XXX, Senin sore (12/6).

“Maaf pak saya sekarang lagi istirahat dirumah, kalau hal itu tanya saja pimpinan saya dikantor,”ujar Alex pada Figurnews.com.

Dalam hal ini, hendaknya pihak ASDP dan Sah Bandar harus mengambil tindakan tegas terhadap Kapten Budi yang jelas-jelasnya meninggalkan tanggunjawabnya sebagai kapten kapal Kmp Gambolo.  Dan kembalinya kapal Kmp Gambolo dari Tuapejat menuju Padang Minggu (11/6) jam 17.00  WIB, tanpa dinakodai Kapten Budi lagi.

 Yang lebih ironisnya lagi, kapal Kmp Gambolo tersebut pulang pergi tanpa ada Nakodanya. Dan jika terjadi kecelakaan kapal Kmp Gambolo yang bawa muatan ratusan penumpang, siapa yang bertanggung jawab…?

Dalam hal ini, apakah pihak ASDP dan Sah Bandar tidak mengetahui atau ada dugaan kerjasama….? Hanya mereka yang tahu…  (Usman Dedet-FGR)



No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre