Breaking News

Soroti Poskesri Yang Dipagari Kawat Berduri, Oknum Anggota DPRD Kab. 50 Kota Tantang Wartawan .


Kab. 50 Kota (Sumbar), FN --- Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pemerintah dalam hal ini membangun beberapa Pos Kesehatan Nagari (Poskesri) dikabupaten Limapuluh Kota. Dan ini merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan cepat, agar masyarakat yang ingin memeriksakan diri tidak perlu jauh-jauh datang ke Puskesmas. Jorong 1 Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX pun mendapatkan fasilitas tersebut, hal ini karena Pukesmas sangat jauh.

Menurut laporan dari masyarakat pada media ini mengatakan, ditempat saya Pembangunan Poskesri sudah lama. Namun sampai hari ini kami yang berdomisili dekat Poskesri tersebut belum bisa memanfaatkan sebagaimana mestinya. Lantaran lokasi bangunan tersebut dipagari oleh kawat berduri. Untuk apa poskesri yg dekat dengan rumah kami ini dbangun, sementara kalau kami ingin berobat dan memeriksakan diri harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke Puskesmas.

Wali Nagari Koto Bangun Yusarlis sa’at dihubungi media ini mengatakan, memang ada pembangunan Poskesri beberapa tahun yang lalu. Kalau saya tidak salah pembangunan itu tahun 2010 yang lalu. Sebab waktu itu saya belum menjadi Wali Nagari. Mengenai pemagaran dengan kawat berduri itu memang benar. Itu adalah masalah pemborong dengan Dinas Kesehatan 50 kota. Saya selaku Wali Nagari pernah beberapa kali mencoba menengahi permasalahan tersebut, namun pihak-pihak tersebut tidak ada yang merespon. Kalau Pembangunan Poskesri tersebut sudah selesai, intinya tidak ada permasalahan.

“Yang kita sayangkan sampai sekarang sekarang kan masih dipagari kawat berduri. Kalau bidan desanya sudah berada disini, karena ini masih bermasalah terpaksa bidan itu diperbantukan ke Puskesmas terdekat,” jawab Yusarlis menambahkan.

Yang anehnya ketika media ini mencoba konfirmasikan melalui hubunga seluler, Sabtu siang(1/4/2017)  Samsul Mikar salah satu anggota DPRD yang kebetulan berasal dari Dapil tersebut. Oknum anggota DPRD tersebut langsung naik pitam, bahkan dia langsung membentak-bentak media ini.

 “Baa nan taragak dek ang, kalau ingin ang mancubo-cubo lua dalam buliah( Dimana nan suka sama kamu, kalau ingin coba-coba luar dalam boleh),”Ujar Samsul Mikar dalam bahasa daerah pada  awak media dengan nada tinggi.

Sedangkan waktu di konfirmasikan ke dinas kesehatan melalui hubungan seluler tidak mau membalas apalagi mengangkat telpon.


Apa yang membuat Samsul MIikar begitu marah, hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak kasar, apalagi dia sebagai seorang panutan dan seorang anggota DPRD. Apakah Samsul Mikar terlibat dengan proyek Poskesri tersebut? Hanya dia yang tahu….(F53)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre