Breaking News

Ditreskrimum Polda Sumbar Berhasil Ungkap Jaringan Protitusi Online



Padang ( Sumbar), FN --- Ditreskrimum Polda Sumbar berhasil mengungkap jaringan protitusi online dan ini baru pertama kali berhasil diungkap diwilayah hokum Polda Sumbar. Hal ini berkat informasi dari masyarakat tentang maraknya protitusi online dan melibat beberapa anak dibawah umur. Dalam jumpa pers dengan awak media, Ditreskrimum Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago, S.I.K., M.Si didampingi Kabid. Humas Polda AKBP Syamsi menjelaskan tentang berhasilnya mengungkap kasus protitusi online.

Tim Reserse Umum Polda Sumbar, Minggu (16/4/2017) jam 11.00 WIB, berhasil menangkap dua orang mucikari masing-masing berinsial H (28) dan JF (20) disalah satu hotel berbintang dikota Padang. Ditreskrimum menjelaskan didepan para awak media tentang awal pengungkapkan para tersangka adalah melalui penelusuran dari  medsos (media social). Setelah didapat akses tersebut, baru tim Reskrimum memancing tersangka dengan minta disediakan empat orang wanita muda masih sekolah.

Dengan permintaan tersebut para mucikari menyanggupi tapi dengan tarif satu wanita Rp 800.000,-, sementara tersangka H menyediakan kamarnya. Dari hasil kesepakatan tersebut, tersangka telah menyiapkan 4 orang wanita dikamar hotel. Dan sekitar jam 11.00 WIB, Minggu 16 April 2017 dilakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan dan diantaranya SLV (20), SR (19), EP (16), DSY (16). Sedangkan DBP (16) meminta tambahan pada sa’at akan masuk kamar hotel.  

Pada saat itu pelaku menyanggupi permintaan pemesanan perempuan tersebut. Setelah dilakukan negosiasi, maka terjadi kesepakatan dengan pelaku pada saat itu, untuk satu orang wanita mereka menetapkan harga sebesar 800 ribu rupiah. Untuk kamarnya telah disediakan oleh pelaku H.

"Kami berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai mucikari prostitusi online disalah satu Hotel berbintang di Kota Padang, namun sebelumnya kita telah melakukan beberapa penelusuran dari Media Sosial (Medsos)," ujar  Direktur Ditreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol, Erdi Adrimulan Chaniago.

Dia menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan atas informasi masyarakat tentang maraknya kasus prostitusi online di wilayah Kota Padang akhir-akhir ini. Sehingga jajaran ditreskrimum melakukan penyelidikan, dalam penyelidikan tersebut petugas melakukan komunikasi melalui jejaringan sosial.


"Petugas kita melakukan komunikasi melalui handphone dengan salah satu mucikari H, saat itulah petugas mencoba untuk meminta dicarikan perempuan sebanyak empat orang untuk melayani tamu, dengan syarat yang kita minta pada saat itu harus berusia pelajar," ujar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago yang diampingi oleh AKBP Syamsi.

Pada saat itu pelaku menyanggupi permintaan pemesanan perempuan tersebut. Setelah dilakukan negosiasi, maka terjadi kesepakatan dengan pelaku pada saat itu, untuk satu orang wanita mereka menetapkan harga sebesar 800 ribu rupiah. Untuk kamarnya telah disediakan oleh pelaku H.


Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti sebesar, Rp 1.694.000 (Satu juta enam ratus sembilan puluh empat ribu rupiah), 7 bungkus kondom, satu buah kotak kosong kondom, dua handphon merek iphone Apple.

"Sedangkan untuk korban (red-wanita) kita langsung kirim ke panti Andam Dewi, Sukarami, Kabupaten Solok untuk dilakukan pembinaan,"pungkasnya. 

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre